Wednesday, May 8, 2013

Superwoman Hanya Mitos?

Semua manusia butuh waktu untuk berhenti sejenak.



Seorang ibu adalah pusat kehidupan sebuah keluarga. Baik buruknya sering ditentukan dari bagaimana ibu mengatur keluarganya. Tuntutan bagi seorang ibu semakin berat ketika ia memilih bekerja, dengan berbagai motivasi seperti membantu perekonomian keluarga atau mengembangkan kemampuan diri. 

Demi memenuhi harapan masyarakat akan hadirnya sebuah keluarga yang baik, sering ibu yang bekerja terpaksa menjadikan dirinya superwoman. Bisa melakukan apa saja dan bisa hadir di setiap waktu. Akibatnya banyak ibu karier yang merasa jenuh terhadap pekerjaan, merasa lelah secara psikis, dan tidak semangat bekerja. Sementara, tidak mungkin ia tidak bekerja karena keluarga butuh nafkah. Ia ingin istirahat, namun tidak bisa. Akhirnya ibu terpaksa mengalah dan sebagai pelampiasan ia marah-marah ke semua orang, menjadi rewel dan bahkan manja.

Pada pada hakikatnya, semua manusia butuh waktu untuk berhenti sejenak, merefleksi apa yang telah terjadi dan tidak terjadi selama selang waktu yang terlewat, untuk bersyukur dan mematangkan rencana jangka menengah dan panjang. Selain itu, waktu untuk berhenti sejenak bisa digunakan untuk menyenangkan diri sendiri tanpa takut mengganggu orang lain. Ini semua sebagai bentuk penghargaan terhadap diri sendiri.

Waktu yang digunakan untuk melakukan kegiatan yang tujuannya lebih pada rekreasional, faktor kesenangan, dinamakan me time. Setelah me time, diharapkan perempuan khususnya ibu bisa lebih segar dan kembali siap menghadapi hidup. 

Penyediaan waktu untuk diri sendiri sangat penting, karena setiap pribadi harus melakukan re-charge ulang tenaga yang hilang. Waktu ideal untuk me time sangat fleksibel, tergantung tingkat stress dan daya tahan seseorang. Adakalanya,bagi ibu super sibuk harus membuat jadwal tersendiri seperti memilih akhir pekan untuk ke salon, massage, atau karaoke bersama teman-teman. 

Sebelum memutuskan mengambil waktu untuk diri sendiri, pastikan permasalahan di rumah sudah beres. Buat skala prioritas, mana yang lebih penting untuk dikerjakan terlebih dahulu.

Tidak selamanya me time harus dilakukan dengan menghamburkan banyak uang. Jika hanya memiliki waktu sempit diantara kesibukan kantor, menikmati secangkir teh sambil memandang langit biru dari balik jendela kantor bisa jadi pilihan yang baik. Cara lain, membaca buku favorit, menelepon sahabat, atau mendengarkan lagu-lagu kesukaan.

Menjadi superwoman bisa sangat melelahkan dan hampir tidak mungkin terjadi, maka janganlah malu untuk meminta bantuan orang lain. Hampir 68 persen ibu mengatakan mereka melakukan semua pekerjaan rumah tanpa bantuan pasangan. enam dari 10 ribu bahkan mengeluh menjaga rumah selalu bersih dan rapi sekaligus menyelesaikan pekerjaan kantor adalah hal yang sangat sulit. 

Tren terkini, banyak ibu yang menghabiskan waktu luang bersama pasangan. Me time akhirnya berubah menjadi we time. We time, terbukti mampu merekatkan kembali hubungan suami istri seperti ketika masih berpacaran. 

Ilustrasi : bangka.tribunnews.com

No comments:

Post a Comment

Tinggalkan Pesan dan Kesan untuk penyempurnaan WINA PRIVATE COURSE. Terima kasih, Salam.