Kamis, 09 Mei 2013

Uji Kompetensi Guru 2013

Uji kompetensi guru berfungsi sebagai pemetaan kompetensi guru.



Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan melaksanakan Uji Kompetensi Guru (UKG) bagi guru yang belum disertifikasi mulai 27 Mei sampai dengan 8 Juni 2013. Sebanyak 623.489.000 guru TK-SMA/SMK akan mengikuti pendaftaran uji kompetensi. 

Pada Pedoman UKG tahun 2013 disebutkan bahwa UKG mengukur kompetensi dasar tentang pendidikan (subject matter) dan pedagogis dalam domain content. Kompetensi dasar bidang studi yang diujikan sesuai dengan bidang studi sertifikasi (bagi yang sudah bersertifikat pendidik) dan sesuai dengan kualifikasi akademik guru (bagi guru yang belum bersertifikat pendidik). Kompetensi pedagogis yang diujikan adalah integrasi konsep pedagogis ke dalam proses pembelajaran bidang studi tersebut dalam kelas.

Surat Badan Pengembangan Sumber Daya Pendidikan dan Kebudayaan Penjaminan Mutu Pendidikan (BPSDMPKPMP) No 05503/J2/LL/2013 menyatakan, sehubungan dengan tidak adanya mata pelajaran TIK pada struktur kurikulum SMP dan SMA tahun 2013, UKG tahun 2013 tidak ada mata uji TIK. Peserta UKG mata uji TIK dapat mengubah ke mata pelajaran lain sesuai dengan ketentuan dan persyaratan peserta sertifikasi guru.

Peserta sertifikasi guru sesuai dengan peraturan yang berlaku, yakni dengan melihat usia dan golongan masa kerja. Tidak semua guru yang lulus UKG akan otomatis menjadi peserta Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG). Selain peserta yang lulus UKG 2013, peserta sertifikasi diprioritaskan bagi guru yang gagal dalam UKA 2012, serta guru yang tidak lulus dalam PLPG tahun 2011.

Uji kompetensi guru berfungsi sebagai pemetaan kompetensi guru (kompetensi pedagogis dan kompetensi profesional). Selain itu, sebagai pelaksanaan program pembinaan dan pengembangan profesi guru dalam bentuk kegiatan pengembangan keprofesian berkelanjutan, sebagai entry point PLPG, dan sebagai alat kontrol kinerja guru. 

UKG dilaksanakan dengan menggunakan dua sistem, yaitu sistem online dan sistem manual. Sistem online dilaksanakan pada daerah yang terjangkau jaringan internet dan memiliki laboratorium komputer yang terhubung ke jaringan internet. Sistem manual dilaksanakan pada daerah yang tidak terjangkau internet dan tidak memiliki laboratorium komputer yang terhubung dengan internet.

Ilustrasi : nasional.news.viva.co.id
Sumber : Idris Apandi, Widyaiswara Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Jawa Barat, (PR, 4 Mei 2013)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Tinggalkan Pesan dan Kesan untuk penyempurnaan WINA PRIVATE COURSE. Terima kasih, Salam.