Thursday, January 31, 2013

Cathinone Bukan Narkoba Jenis Baru

Katinona (-)-(S)-2- aminopropiofenon termasuk Narkotika Golongan I.


Ketika televisi menyiarkan berita penggerebekan pesta narkoba yang dilakukan sejumlah selebriti baru-baru ini, publik tentu berharap aksi tersebut berakhir dengan penegakan hukum. Namun, hukum sepertinya tiba-tiba menjadi mandul ketika dihadapkan pada kenyataan bahwa dalam penggerebekan itu ditemukan narkoba jenis baru. Benarkah ada narkoba jenis baru?

Cathinone bukan narkotika jenis baru, karena sudah sejak lama orang mengenalnya dalam bentuk khat yang sering digunakan untuk menambah gembira dan semangat sewaktu pesta. Dalam UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika pada Tambahan Lembaran Negara Republik IndonesiaTahun 2009 Nomor 5062, zat ini tertulis dengan nama Katinona (-)-(S)-2- aminopropiofenon dan termasuk Narkotika Golongan I. Cathinone dapat dibuat extracted catha edulis atau sintesis dari 2-bromopropiophenone yang mudah dibuat dari propiophenone.

Cathinone atau benzoylethanamine di Israel disebut Hagigat, merupakan monoamine alkaloid pohon Catha edulis(khat) yang secara kimia mirip dengan ephedrin (bahan dasar ekstasi). Cathinone menyebabkan pelepasan neurotransmitter dopamine dalam otak yang menimbulkan perasaan euforia, nyaman dan bahagia. 

Seseorang akan merasakan kepuasan dan bahagia setelah menyantap hidangan lezat atau melakukan hubungan seks karena kadar neurotransmitter dopamine di dalam otaknya meningkat 100 - 150 persen dari pada baseline (natural rewards elevate dopamine levels). Sementara, bila yang bersangkutan menggunakan ATS (amphetamine like substance) termasuk cathinone peningkatan dapat mencapai 1.000 persen (effects of drugs on dophamine levels).

Untuk membuktikan ada tidaknya cathinone dalam tubuh yang bersangkutan, dapat dilakukan dengan melakukan tes urine, tes darah, dan tes rambut (Pasal 74 huruf 1 UU No. 35 tahun 2009 tentang Narkotik). Bila hasil tes dalam urine positif artinya yang bersangkutan baru sampai beberapa hari yang lalu menggunakan zat tersebut, sedangkan bila hasil rambut positif berarti sudah lama menggunakan zat tersebut. Tes ini untuk mengetahui apakah yang bersangkutan ini seorang pengguna atau yang menggunakan.

Ancaman bagi setiap penyalah guna Narkotik Golongan I (termasuk katinona) bagi diri sendiri dipidana dengan penjara paling lama empat tahun dengan ancaman akan bertambah bila perannya tidak sekedar pengguna.

Di beberapa wilayah khat dijual legal, sedangkan di wilayah lain ilegal. Cathinone sintetik juga digunakan apada acara rekreasi yang dicampur dengan bahan  lain (bath salt), bila digunakan bersama heroin disebut speedball (Rusia).

Menurut Teddy Hidayat, Psikiater, Kepala Prodi Bagian Ilmu Kedokteran Jiwa Universitas Padjadjaran -  Bandung, pengguna cathinone akan menurunkan napsu makan, cemas, mudah tersinggung, sulit tidur, halusinasi, dan serangan panik. Penggunaan kronik dapat mengubah kepribadian penggunanya dan berisiko mendapat serangan jantung (miokard imfark). Selain itu, obat ini erat kaitannya dengan ephedrone yang lebih kuat melepaskan neurotransmitter serotonin dibandingkan dengan Cathinone atau Methcathinone sehingga sering digunakan sebagai party pills yang di beberapa wilayah "legal" sebagai pengganti MDMA. Seseorang yang menggunakan obat ini dalam darah dan urinenya akan ditemukan cathinone dan norephedrine sebagai metabolitnya.

Pengguna MDMA, ekstasi, sabu dan juga cathinone akan menunjukkan gejala psikologis seperti waspada berlebihan, kegelisahan, mondar-mandir, banyak bicara, dan tekanan pada pembicaraan, rasa nyaman, dan elasi. Mungkin juga menjadi lebih agresif, perilaku kekerasan, dan daya nilai terganggu. Selain itu, dapat memperlihatakan gejala fisik seperti jantung berdebar, hipertensi, dilatasi pupil, menggigil dan diaforesis, anoreksia, mual dan muntah, serta insomnia.

Penghentian obat pada pemakai berat dapat diikuti gejala depresi ringan sampai berat, kelelahan berat, mudah marah, cemas, ketakutan, mimpi buruk, dan insomnia atau hipersomnia. Gejala berat jarang berlangsung lebih dari satu minggu, tetapi dapat diikuti depresi kronis dan kecemasan ringan. 

Sumber : Narkoba Jenis Baru, Teddy Hidayat (PR, 31 Januari 2013.

Wednesday, January 30, 2013

Kebiasaan Sehari-hari yang Menambah Berat Badan

Banyak yang kita lakukan begitu saja tanpa menyadarinya.


Mungkin selama ini Anda heran mengapa berat badan selalu bertambah dari waktu ke waktu, bahkan mengalami kesulitan mengelola berat badan. Hal ini bisa saja disebabkan gaya hidup selama ini dan atau mungkin juga karena makanan tertentu. 

Dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, banyak yang kita lakukan begitu saja tanpa menyadarinya. Sampai akhirnya kita bermasalah dengan metabolisme tubuh. Apa saja kebiasaan buruk penyumbang berat badan itu? Baca terus, untuk meningkatkan kewaspadaan dari naiknya berat badan yang tidak diinginkan.

Pertama : Kurang tidur


Jika Anda kehilangan waktu tidur atau kurang cukup tidur, kemungkinan Anda akan menambah berat badan. Hal ini terjadi karena orang-orang yang kurang tidur cenderung merasa lapar bahkan andai mereka makan makanan lengkap. Nafsu makan dalam tubuh Anda diatur oleh hormon yang disebut kortisol yang disekresikan selama tidur. Jika Anda tidak tidur dengan cukup baik, sistem keseimbangan anda akan menggiring Anda merasa lapar dan akhirnya mengambil kalori lebih dari yang Anda butuhkan. Efek samping lain dari kurang tidur adalah peningkatan penyimpanan lemak dalam tubuh. Jadi, pastikan Anda pergi tidur tepat waktu dan dapatkan 8 jam waktu istirahat.

Kedua : Asupan Alkohol

Banyak orang melepas lelah setelah seharian bekerja keras dengan minum segelas atau dua gelas di pub lokal. Meskipun hal ini dapat menurunkan tingkat stres turun atau membuat pikiran terasa ringan untuk sementara waktu, konsumsi alkohol menambah kalori yang dikonsumsi. Jadi, cobalah untuk menghindarinya, kecuali jika Anda benar-benar perlu minum. Minum untuk pergaulan memang memiliki manfaat, salah satunya adalah menaikan berat badan yang tidak perlu.

Ketiga : Tidak sarapan


Sarapan adalah makan yang paling penting untuk hari itu. Setelah tidur semalaman, adalah penting untuk mendapatkan bahan bakar untuk tubuh Anda. Jangan tidak makan sama sekali, metabolisme berawal dari gigi yang mengunyah dan setiap makanan yang dikonsumsi nantinya berpotensi untuk menambah berat badan Anda. Segera, setelah Anda berada di luar tempat tidur pastikan Anda mendapatkan sarapan bergizi tinggi seperti sereal dan buah-buahan segar.

Keempat : Tidak menghitung berapa banyak kita makan


Jumlah makanan sama pentingnya dengan kualitas makanan. Hanya karena makan siang telah disajikan, itu tidak berarti Anda harus makan segala sesuatu yang diletakkan di atas meja.

Demikian juga, jangan berhenti makan hanya ketika Anda merasa kenyang. Makan berlebihan menyebabkan gangguan pencernaan yang parah yang mengakibatkan penambahan berat badan di semua tempat yang salah. Makanlah dalam porsi kecil beberapa kali sepanjang hari daripada makan satu kali dalam porsi besar.


Kelima : Tidak olah raga


Kebiasaan ini seharusnya tidak usah dipikir lagi, tapi tetap saja harus disebutkan ya? Bangkit dari sofa itu, matikan TV dan lakukan latihan. Olahraga, berolahraga di gym atau hanya berjalan-jalan adalah cara terbaik untuk membakar kelebihan kalori. Anda akan tampak semakin baik dan merasa lebih percaya diri. Ini adalah hal-hal kecil yang kita lakukan yang akhirnya menentukan jenis gaya hidup yang kita jalani. 


Jika Anda menemukan diri Anda melakukan beberapa kesalahan seperti yang disebutkan dalam artikel ini, tidak pernah ada kata terlalu terlambat untuk membalikkan keadaan. Sebuah upaya sadar dan sedikit disiplin diri akan membuat  Anda kembali ke jalur dalam waktu singkat.

Tuesday, January 29, 2013

Benarkah Ada Narkoba Jenis Baru?

Narkoba sintetis ini terus berkembang sesuai ilmu pengetahuan.



Selama ini  ada tiga jenis golongan narkoba yang penyalahgunaannya bisa dijerat dengan UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Menurut Direktur Penindakan BNN Irjen Pol. Benny Mamoto, kalau ada narkoba baru yang ditemukan tahun 2010 tidak bisa dijerat oleh UU Anti Narkotika Indonesia. 

Bila sebelumnya narkoba alami berasal dari tanaman seperti ganja heroin kokain, maka sekarang ada narkoba sintetis dari bahan kimia. Narkoba sintetis ini terus berkembang sesuai ilmu pengetahuan dan kepandaian orang. 

Narkotika golongan I hanya digunakan untuk kepentingan ilmu pengetahuan dan tidak boleh dipakai untuk terapi, karena sangat berpotensi mengakibatkan ketergantungan. Termasuk dalam golongan ini adalah heroin, kokain, ganja, sabu, ekstasi, opium.

Narkotika golongan II dapat dimanfaatkan untuk pengobatan, terapi, dan pengembangan ilmu pengetahuan. Narkoba golongan ini juga punya potensi tinggi menimbulkan ketergantungan, misalnya morfin dan peditin.

Narkotika golongan III yang banyak digunakan untuk pengobatan dan berpotensi ringan mengakibatkan ketergantungan, misalnya codein dan bufrenofin.

Perkembangan narkoba memang kian marak. Bukan hanya di Indonesia, tapi juga di dunia. Badan Narkotika Nasional (BNN) di kediaman artis Raffi Ahmad, Senin, 28 Januari 2013, mengumumkan menemukan narkoba jenis baru yang disinyalir baru masuk ke Indonesia.

Saat ini BNN tengah mencari referensi di negara-negara lain seperti Singapura dan Amerika Serikat terkait narkoba jenis baru itu. BNN juga mengerahkan ahlinya untuk memastikan jenis zat baru tersebut. BNN bahkan menyurati Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk mewaspadai kemungkinan masuknya barang itu ke Indonesia.

“Ada zat baru. Zat ini sebetulnya sudah beredar lama, tapi di Singapura. Efeknya mirip ekstasi. Di Indonesia, baru masuk. Ini sedang kami koordinasikan dengan pihak terkait,” ujar Kepala UPT Laboratorium BNN, Koeswardhani, dalam konferensi pers di kantor BNN, Jakarta.

Narkoba jenis baru ini dikonsumsi dengan mencampurnya dengan minuman berkarbonasi sehingga sepintas terlihat seperti minuman ringan biasa. Semoga informasi ini membuat kita semakin waspada dan terhindar dari jeratan narkoba yang semakin adapatif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan. Masa depan generasi muda ada di tangan kita semua, kalau bukan kita yang menyelamatkan mereka, siapa lagi?

Monday, January 28, 2013

Perubahan Iklim Global

Perubahan iklim berpotensi merongrong pembangunan di masa depan.


Lembaga analisis risiko, Maplecroft yang berbasis di Inggris, merilis data bahwa sepertiga umat manusia - kebanyakan tinggal di Afrika dan Asia Selatan - menghadapi risiko terbesar dampak perubahan iklim. Sebaliknya negara-negara lebih kaya di Eropa, berisiko lebih kecil.

Menurut Maplecroft, Bangladesh, India, dan Republik Demokratik (RD) Kongo adalah beberapa di antara 30 negara dengan tingkat risiko "ekstrem" dari dampak perubahan iklim. Secara keseluruhan Maplecroft merilis daftar 193 negara dalam Indeks Kerentanan Terhadap Perubahan Iklim (Climate Change Vulnerability Index atau CCVI).

CCVI digunakan untuk melihat dampak atau paparan dari kejadian-kejadian menyangkut cuaca, seperti kekeringan, angin ribut, serta gelombang badai yang menyebar sangat cepat. Kejadian-kejadian ini mengindikasikan adanya tekanan air, hasil panen yang kian menyusut, serta pendangkalan laut. Kerentanan umat manusia juga diukur dari kejadian-kejadian terkait cuaca, juga potensi setiap negara beradaptasi dengan risiko atau bahaya perubahan iklim di masa depan.

Lima negara di Asia Tenggara - Indonesia, Myanmar, Vietnam, Filipina, dan Kamboja - juga berada dalam kategori berisiko tinggi. Hal ini terjadi terutama karena naiknya permukaan air laut dan meningkatnya intensitas badai besar di kawasan ini.

Indonesia sebagai negara kepulauan dengan 17.504 pulau dan panjang garis pantai 81.000 km, sangat rentan terhadap kenaikan muka air laut. Nicholls, dkk. (2000) memetakan daerah rentan terhadap kenaikan air laut setinggi 45 cm pada tahun 2080. Prediksi terakhir yang dibuat Working Group I Panel Antarpemerintah tentang Perubahan Iklim pada Februari 2007 yang berhubungan dengan laut menunjukkan, tingkat muka air laut naik rata-rata 2,5 mm per tahun dan akan terus mencapai 31 mm pada dekade berikutnya.

Pada sisi yang kontras, Islandia, Finlandia, Irlandia, Swedia dan Estonia menempati daftar negara-negara teratas berisiko rendah terhadap perubahan iklim. Dengan kekecualian Israel serta Qatar dan Bahrain, 20 negara dengan risiko terkecil terletak di kawasan utara dan tengah benua Eropa.

Di sisi lain, Cina dan AS - penymbang emisi karbon nomor 1 da 2 dunia, berada dalam kategori "sedang" dan "rendah". Dalam analisis sama terhadap kota-kota utama dunia dalam risiko serupa, Maplecroft menempatkan Dhaka, Addis Ababa, Manila, Kolkata, dan Chittagong sebagai kota paling rentan. Sementara tiga kawasan metropolitan India lainnya - Chennai, Mumbai, dan New Delhi - dikategorikan berisiko "tinggi". 

"Kerentanan terhadap perubahan iklim berpotensi merongrong pembangunan di masa depan," kata Charlie Beldon, salah satu peneliti dalam anaisis tersebut (dalam The Economic Times). 

Sunday, January 27, 2013

Pesona Sungai Yordan

Areal sepanjang Sungai Yordan nyaris tertutup bagi pengunjung
 karena militer Israel melakukan penjagaan ketat.


Sungai Yordan, merupakan perbatasan antara wilayah Kerajaan Yordania dengan wilayah Tepi Barat Palestina, mengalir dari Danau Galilea di sebelah utara dan bermuara di Laut Mati. Galilea atau Tiberias, berada di wilayah Israel, sejak negara Zinonis itu diproklamasikan pada 1948. Secara dejure (hukum) Tepi Barat menjadi milik Palestina tetapi secara defacto (kenyataan) dikuasai Israel. 

Areal sepanjang Sungai Yordan nyaris tertutup bagi pengunjung karena militer Israel melakukan penjagaan ketat. Hanya beberapa kalangan yang dapat masuk ke kawasan itu, seperti lembaga sosial tertentu yang bergerak di bidang keagamaan atau seni budaya.

Di sepanjang Sungai Yordan terdapat banyak situs bersejarah bernilai religius. Di antaranya, sebuah lubuk yang dinamakan "Dan". Dipercaya sebagai tempat Yohannes atau Yahya putra Zakaria, membaptis umantnya, pada awal kelahiran Nabi Isa al Masih (Jesus). Sehingga Nabi Yahya digelari "Yahya Pembaptis".

Hingga kini, banyak umat Nasrani berkunjung ke sana untuk mandi-mandi dan merasakan suasana "pembaptisan" tempo dulu. Sebagai awal atau akhir ziarah ke "Holly Land" (Tanah Suci Palestina), yang menjadi sebagian sejarah agama Kristen. Seperti Betlehem, tempat kelahiran Isa al Masih, Taman Getsemani, di Jerusalem Timur, tempat Isa al Masih ditangkap oleh pasukan Romawi atas petunjuk Judas Iskariot, Via Dolorosa Jerusalem tempat Isa al Masih memikul kayu salib menuju bukit Golgota, makam Siti Maryam (Bunda Maria) di Bukit Zaitun, dan lain-lainnya.

Karena letak Tiberias kurang lebih 220 dari permukaan laut sementara Laut Mati berada 395 di bawah permukaan laut maka di beberapa tempat Sungai Yordan menukik tajam dan mengalir deras. Air terjun banyak di jumpai di sepanjang Sungai Yordan, air terjun yang cukup besar dan terkenal adalah air terjun Banias, kurang lebih 2 km sebelah atas (hulu) lubuk tempat pembaptisan.

Kontur air terjun Bania, sama dengan air terjun lain di dunia. Namun, karena berada di kawasan konflik dua negara bertaraf internasional, ditopang oleh nilai kesejarahan Danau Galilea, Sungai Yordan, dan Laut Mati, maka air terjun Banias menjadi sangat populer. Seandainya air terjun Banias berada di tempat aman, bukan zona militer Israel, bisa jadi pengunjung air terjun Banias akan melebihi pengunjung air terjun Niagara.

Lokasi air terjun Banias nyaris sepi dari pengunjung, padahal keindahan alam yang dimonopoli limpahan air jernih bening, sangat ideal menjadi latar belakang potret. Mungkin pengunjung air terjun Banias harus terbiasa dengan suasana sepi dan seram karena rasa diawasi moncong senapan otomatis tentara Israel? 

Saturday, January 26, 2013

Pemimpin Harus Beri Contoh Nyata

Harapan Presiden adalah harapan semua rakyat Indonesia.



"Kalau kita ingin negeri rukun dan bersatu, mari kita memberi contoh nyata agar semua terwujud. Kalau ingin masyarakat tidak mudah melakukan kekerasan dan konflik komunal, kita beri contoh untuk cegah dan jangan memberi angin,"  kata Presiden saat menyampaikan sambutan dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad saw di Istana Negara Jakarta, (26 Januari 2013).

Ajakan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tersebut ditujukan kepada semua pemimpin formal dan informal untuk mendorong perbaikan masalah bangsa dengan memberi contoh nyata berupa tindakan dan bukan sekedar ucapan. 

Kepala Negara dalam kesempatan itu juga mengajak semua komponen bangsa dapat menerapkan sikap dan tindakan serta perilaku yang dicontohkan Rasulullah saw dalam kehidupan sehari-hari. Sehari sebelumnya, Presiden Yudhoyono mengatakan bahwa banyak teladan Rasulullah yang patut dicontoh, seperti mengajarkan umatnya kerja keras, belajar, ikhtiar, dan tidak putus asa. Dengan kerja keras, maka akan tercipta masa depan yang lebih baik.

Presiden juga menjelaskan agar masyarakat senantiasa menjaga keamanan, ketertiban, kedamaian, kerukunan, toleransi, dan mencegah kekerasan, mengingat semakin dekatnya Pemilihan Umum 2014.

"Sebagaimana tahun ini dan tahun depan, kita memasuki tahapan Pemilu 2014. Kita harapkan aman dan tertib. Jangan sampai terpecah belah dan jangan ada kekerasan.

Harapan Presiden adalah harapan semua rakyat Indonesia, harapan itu hanya bisa terwujud bila kita semua berkomitmen untuk mewujudkannya. Kini waktunya untuk bahu membahu dalam kerja keras membangun bangsa yang bermartabat di mata bangsa-bangsa lain.

COBA BACA :
Waspadai Penyakit Pascabanjir
Mumi Beku Gadis Inca
Michelle Obama Menjadi Ikon Mode Dunia
Waspadai Kenaikan Harga Setelah Banjir Surut
Benarkah Jakarta Salah Urus?
Penyebab Terjadinya Banjir
Pencegahan Kekerasan Seksual Pada Anak
Garuda Bebas Digunakan

Friday, January 25, 2013

Waspadai Penyakit Pascabanjir

Air banjir yang membawa semua kuman dan bibit penyakit.



Kondisi lingkungan yang semakin tidak teratur pascabanjir yang merendam beberapa wilayah Bogor, Bekasi, Depok dan Jakarta berpotensi memunculkan penyakit menular yang tidak bisa dihindari. 

Sayangnya, menurut Prof Dr drh Agik Suprayogi, Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Ahli Ilmu Faal Indoneisa, pemerintah dan intasnsi terkait belum siap menghadapi ancaman penyakit menular pascabanjir yang diperkirakan akan mewabah. Hal itu terlihat dari dari peran pemerintah dan intansi lain saat menghadapi banjir yang sebenarnya sudah bisa diperkirakan akan terjadi.

Penyakit menular berbahaya (zoonisis) pascabanjir yang harus diwaspadai adalah leptosirosis. Air banjir yang membawa semua kuman dan bibit penyakit, termasuk air kencing tikus menyebar ke seluruh pemukiman yang direndam banjir. Apalagi bila warga hanya menggunakan alas kaki seadanya saat membersihkan rumahnya pascabanjir.

Penyakit lain yang menghantui warga korban banjir ialah malaria, demam berdarah, dan cikungunya. Hal ini berdasarkan perkiraan masih banyaknya genangan air yang digunakan oleh nyamuk untuk berkembang biak. Selain itu, antraks juga menjadi ancaman serius yang terabaikan pada musim peralihan karena kita semua fokus pada banjir dan melupakan ancaman lain di depan mata.

Tidak adanya koordinasi dari pemerintah, LSM, dan intansi lain saat penanggulangan penyakit pascabanjir menyiratkan kesan adanya gagap menghadapi bencana atau wabah penyakit. Jaringan yang lemah menyulitkan upaya menghadapi wabah yang muncul. Padahal, peneliti dan ahli sudah cukup banyak. 

Karena tidak ada pihak yang bisa menjamin kapan wabah akan datang, maka kita semua harus meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit pascabanjir yang mungkin timbul. Kurangi risiko terserang penyakit gatal-gatal akibat air banjir yang kotor bercampur limbah pabrik. Mengingat kebersihan di lungkungan pengungsian yang belum tentu terjamin, perhatian harus lebih diutamakan pada anak-anak dan orangtua lanjut usia karena mereka yang paling banyak terjangkit.




Thursday, January 24, 2013

Mumi Gadis Inca yang Membeku

Dalam tubuhnya masih terdapat darah di jantung dan paru-paru.


Pada sebuah display di SALTA, Argentina, kita dapat melihat Seorang Putri, Anak laki-laki dan Anak Perempuan dalam balutan cahaya. Mereka adalah tiga anak-anak Inca yang dikuburkan 500 tahun lalu di puncak gunung yang dingin dan suram sebagai bentuk pengorbanan dalam agama mereka. Ditemukan pada tahun 1999 di ketinggian 22.000 kaki Gunung Llullaillaco, sebuah gunung berjarak 300 mil dari perbatasan Chili. 

Tubuh mereka yang beku merupakan temuan mumi terbaik yang pernah ditemukan, dengan organ dalam tubuh di dalamnya, darah masih ada di jantung dan paru-paru, dan kulit serta bentuk raut wajah yang sebagian besar tanpa koyakan, sehingga tidak ada upaya khusus yang harus dilakukan untuk merawat mereka. Suhu dingin namun kering dalam udara yang tipis telah merawat mereka. Mereka membeku hingga mati dalam tidur mereka, dan 500 tahun kemudian masih terlihat seperti anak-anak yang tertidur, bukan terlihat sebagai mumi.


Ruang baru pemakaman Llullaillaco dengan suhu yang di pertahankan 0 derajat Farenheit

Seorang ilmuwan dengan hati-hati mengekstrak rambut Putri Llullaillaco 
yang diyakini sebagai korban persembahan di sebuah laboratorium yang dipertahankan dalam suhu beku.


Para ilmuwan sedang meneliti seorang gadis berusia 15 tahun yang tinggal di Kekaisaran Inca dan kemudian dikorbankan dan tetap beku selama 500 tahun.

Gunung Llullaillaco Argentina, tempat dimana tiga mumi anak-anak Inca beku ditemukan tahun 1999, ketinggiannya 22.100 kaki atau 6.700 meter 





Anak-anak di puncak Gunung Lllullaillaco, Argentina selatan pada ketinggian 22.000 kaki

Beberapa peninggalan ditemukan di sekitar pemakaman tempat pengorbanan anak-anak Llullaillaco 

Tempat penggalian mumi di gunung yang di ketahui sebagai tempat penggalian tertinggi 
oleh antropolog Johan Reinhard 




BACA JUGA :
Michelle Obama Menjadi Ikon Mode Dunia
Waspadai Kenaikan Harga Setelah Banjir Surut
Benarkah Jakarta Salah Urus?
Penyebab Terjadinya Banjir
Pencegahan Kekerasan Seksual Pada Anak
Garuda Bebas Digunakan
Memahami Karakteristik Generasi Z
Mengenal Jenis Buah Durian Jawa Barat

Wednesday, January 23, 2013

Michelle Obama Menjadi Ikon Mode Dunia

Michelle kembali menjadi pusat perhatian dunia.



Michelle LaVaughn Robinson Obama, Ibu Negara Amerika Serikat, sudah lama menjadi acuan mode dunia. Mata dunia, khususnya pencinta mode tak pernah lepas dari sosok Michelle sejak November 2008 ketika suaminya memenangi Pemilihan Presiden Amerika Serikat.

Pada pelantikan Obama sebagai Presiden Amerika ke-44, busana Michelle kembali menjadi pusat perhatian dunia, termasuk gaya rambutnya. Karena pesta inaugurasi AS terdiri dari berbagai acara, maka Michelle menggunakan sejumlah kostum berbeda untuk tiap kesempatan berbeda.

Busana tanpa lengan berwarna hitam rancangan Michael Kors yang dikenakan Michelle pada acara resepsi inaugurasi Obama di Aula Museum Nasional AS, Washington, Minggu (20 Januari 2013), adalah busana yang juga pernah dipakai pada inaugurasi pertama Obama pada 20 Januari 2009. Michelle rupanya tidak anti mengenakan busana yang sama lebih dari sekali.

Pada puncak pesta inaugurasi di The Mall, Washington (21 Januari 2013), Michelle mengenakan dua jenis busana. Busana pertama, gaun sutra bergaya jas-gaun (mirip jaket) berwarna biru dengan motif kotak-kotak rancangan Thom Browne. Busana itu dipadu dengan ikat pinggang rancangan J Crew dan sepatu kulit boot  rancangan Reed Krakoff. Busana dari perancang yang sama juga dikenakan Michelle berupa gaun abu-abu dengan cardigan lengan pendek biru pada siang.

Saat pesta dansa digelar malam hari di Wahington Convention Center, Michelle tampil menawan dengan gaun panjang merah karya desainer Jason Wu (30), perancang muda asal AS. Gaun merah yang dikenakannya sebenarnya bukan model baru, rancangan yang sama pernah dikenakannya pada pesta pelantikan empat tahun lalu. Bedanya, gaun yang dikenakanya bukan berwana putih seperti empat tahun lalu namun berwarna merah darah, kemudian  perbedaan lain saat itu Jason Wu masih berusia 26 tahun dan belum dikenal.

Michelle, tidak berlebihan jika dijuluki First Lady yang menjadi ikon mode dunia. Michelle dengan gaun merahnya mampu membuat terpana para tamu yang mayoritas adalah pesohor dunia seperti Beyonce, Alicia Keys, Kelly Clarkson, Stvie Wonder, Katy Perry, dan Usher.  


Tuesday, January 22, 2013

Waspadai Kenaikan Harga Setelah Banjir Surut

Menjaga stabilitas harga komoditas di Jakarta menjadi sangat penting artinya.



Banjir di Kota Jakarta dalam beberapa terakhir telah menghentikan distribusi bahan-bahan pokok utama seperti beras, sayur-mayur, buah-buahan serta daging sapi dan ayam, menuju Jakarta atau melewati Jakarta menuju daerah lain. 

Terhentinya pasokan komoditas ke Jakarta dan terganggunya perdagangan dari Jawa ke Sumatra dan sebaliknya walau hanya beberapa hari, dapat menyebabkan turunnya harga komoditas di daerah penghasil  akibat suplai barang yang melimpah. Para pengusaha harus menanggung kerugian karena untuk barang-barang yang mudah busuk tidak dapat disimpan. 

Setelah banjir besar yang merendam Jakarta surut, jalur distribusi ke Jakarta akan lancar kembali. Namun, distribusi komoditas strategis yang dibutuhkan warga Jakarta diperkirakan akan membuka peluang bagi spekulan dengan mempermainkan stok dan harga. Jika hal ini dibiarkan, masyarakat yang sudah terkena musibah banjir, harus menyediakan anggaran ekstra untuk belanja bahan-bahan pokok.

Upaya yang harus dilakukan Pemerintah Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta dalam beberapa hari ke depan ialah memperlancar pasokan bahan-bahan pokok sekaligus menjaga harga-harga tetap stabil. Tentunya upaya tersebut harus didukung pula oleh produsen, distributor, dan pengusaha lainnya yang berempati dengan penderitaan warga Jakarta.

Menjaga stabilitas harga komoditas di Jakarta menjadi sangat penting artinya. Kenaikan harga yang tiba-tiba di Jakarta tentu akan berefek ke naiknya harga komoditas lain yang dapat merembet ke daerah lain. Semoga tidak ada pihak-pihak yang memanfaatkan surutnya banjir di Jakarta untuk meraup keuntungan pribadi. 

BACA JUGA :
Benarkah Jakarta Salah Urus?
Penyebab Terjadinya Banjir
Pencegahan Kekerasan Seksual Pada Anak
Garuda Bebas Digunakan
Memahami Karakteristik Generasi Z
Mengenal Jenis Buah Durian Jawa Barat
Mengenal Peraturan Pemerintah tentang Tembakau
Ketika Pajak Tidak Adil
Cara Indonesia Menghukum Koruptor

Monday, January 21, 2013

Benarkah Jakarta Salah Urus?

Bukan hanya Jakarta yang tidak diurus secara konsisten.



Jakarta menjadi kolam besar setelah air yang melimpah datang tanpa bisa dicegah. Bahkan, Istana Kepresidenan pun digenangi banjir. Aktivitas dan mobilitas lumpuh serta kerugian ekonomi sudah pasti sangat besar sekali. 

Seharusnya banjir dapat diprediksi sebelumnya mengingat perkembangan tekonologi terkini yang mampu melakukan deteksi dini terhadap perubahan cuaca secara akurat. Sehingga ketika bencana itu datang, kerugian harta dan jiwa dapat ditekan seminimal mungkin.

Sangat disayangkan, Jakarta dan beberapa kota besar di Indonesia belum melakukan upaya seperti itu. Penyebab utamanya, bukan karena gagap teknologi, namun pada tata kelola perkotaan yang belum optimal. Faktanya kota-kota modern kita masih diurus dengan pola tradisional, dimana hubungan dan relasi kekerabatan masih sangat dominan. Dampaknya, ketentuan-ketentuan tentang persyaratan sebuah kota modern sering terabaikan, dikalahkan oleh kolusi dan nepotisme antara pemilik modal dan pemangku kekuasaan.     

Bukan hanya Jakarta yang tidak diurus secara konsisten, di beberapa kota besar di Indonesia pun penggunaan lahan tidak dimanfaatkan sebagaimana mestinya. Sehingga, saat ini yang harus dihadapi bukan hanya musibah banjir melainkan meluruskan kembali kebijakan-kebijakan yang selama ini dipelintir dan dibengkokkan.

Banjir yang melumpuhkan kota Jakarta tentu akan berdampak besar di bidang ekonomi dan penataan lingkungan hidup, tentu harus diupayakan tidak terjadi lagi. Jangan terlena dengan istilah banjir musiman, banjir tahunan atau apa pun sebutannya. Musibah sudah sangat besar, sebanding dengan nilai pembelajaran yang kita dapat. 

Selayaknya pemangku kekuasaan dan pemilik modal di tempat lain mengambil hikmah dari bencana banjir yang melanda Kota Jakarta. Semua kebijakan harus berpedoman kepada upaya saling memuliakan kehidupan, tidak boleh dikalahkan lagi oleh pertimbangan-pertimbangan lain yang akan merusak tatanan tersebut. Semoga, masa depan menjadi lebih baik lagi setelah teguran keras dari alam dan Sang Maha Pencipta.

 BACA JUGA :
Penyebab Terjadinya Banjir
Pencegahan Kekerasan Seksual Pada Anak
Garuda Bebas Digunakan
Memahami Karakteristik Generasi Z
Mengenal Jenis Buah Durian Jawa Barat
Cara Mengatasi Insomnia
Mengenal Peraturan Pemerintah tentang Tembakau
Ketika Pajak Tidak Adil
Cara Indonesia Menghukum Koruptor

Sunday, January 20, 2013

Penyebab Terjadinya Banjir

Terjadinya banjir adalah karena ulah tangan manusia (human error).



Mengapa terjadi banjir, bukankah hujan adalah anugerah Allah untuk mahluk-Nya di muka bumi? Seperti firman Allah, "Dan Dia-lah yang menurunkan air dari langit, lalu Kami tumbuhkan dengan air itu segala macam tumbuh-tumbuhan, maka Kami keluarkan dari tumbuh-tumbuhan itu tanaman yang menghijau, Kami keluarkan dari tanaman yang menghijau itu butir yang banyak..."QS 6:99). Kemudian Allah menurunkan air hujan itu sesuai proporsinya, "Dan yang menurunkan air dari langit menurut ukuran (yang diperlukan), lalu dengan air itu Kami hidupkan negeri yang mati (tandus)... (QS 43:11).

Menurut  Harun Yahya (2002), bahwa ukuran air hujan yang jatuh ke bumi selalu sama. Diperkirakan dalam satu detik, 16 juta ton air menguap dari bumi, dan angka ini sama dengan curah hujan yang jatuh ke bumi dalam satu detik. Istimewanya lagi, dari ketinggian berapa pun kecepatan air hujan hanya 8 - 10 km per jam saat menimpa bumi. Artinya sedikit kemungkinan hujan mengakibatkan banjir bila air hujan diberi hak untuk menyerap secara mudah di muka bumi.

Potensi air di Indonesia sangatlah melimpah karena letak geografisnya yang mendukung. Melalui siklus hidrologinya, Indonesia menghasilkan keanekaragaman curah hujan dari 4000 mm per tahun di wilayah barat sampai kurang dari 8000 mm per tahun di wilayah timur. Jika potensi air ini berjalan dengan normal tanpa ada gangguan dan kerusakan, seluruh hujan di Indonesia berpotensi menghasilkan air sejumlah 3.085 miliar meter kubik per tahun (Hadi S Ali Kodra, 2003).

Air, manusia, dan vegetasi merupakan satu kesatuan, yang satu sama lain membentuk hubungan timbal balik dalam sistem hidrologi. Kegiatan manusia merusak alam, seperti membabat hutan, merusak sempadan sungai, membuang sampah sembarangan, alih fungsi lahan serapan air menjadi pusat bisnis, pembetonan, adalah beberapa penyebab berkurangnya daya dukung lahan untuk menyerap air hujan sehingga terjadilah banjir seperti yang terjadi akhir-akhir ini.

Selama ini banjir sering dipandang sebagai peristiwa teogenik, yakni paradigma yang menganggap banjir adalah rekayasa Tuhan dan Dia-lah yang bertanggung jawab. Kini, pandangan itu harus diubah menjadi teologi antropogenik, yaitu bahwa terjadinya banjir adalah karena ulah tangan manusia (human error) yang sudah kontra produktif dengan lingkungan.

Menurut Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Indonesia memiliki 6 persen potensi air dunia atau 21 persen potensi air Asia Pasific. Namun, dari waktu ke waktu Indonesia mengalami krisis air bersih, baik dari segi kuantitas maupun kualitasnya. Ironisnya, di saat musim hujan limpasan air (run off) justru jumlahnya sangat besar, tak mampu lagi ditahan oleh tanah, sehingga menyebabkan banjir di mana-mana.

Semoga bencana banjir yang melanda ibu kota Jakarta mampu mengentak kesadaran kita semua untuk menyadari takdir sebagai mahluk Tuhan yang selalu harus tunduk kepada perintah-perintah-Nya. Selain itu juga, menyadari kepastian hukum alam (sunnatullah), agar kita hidup selaras dengan alam. 

Saturday, January 19, 2013

Pencegahan Kekerasan Seksual Pada Anak

Ajari anak untuk berani mengatakan tidak pada sentuhan tak dikehendaki.



Kekerasan seksual pada anak akhir-akhir ini mendapat perhatian serius dari berbagai kalangan setelah  terungkap begitu banyak anak yang menjadi korban perkosaan, pelecehan seksual, trafficking, bahkan dijadikan pekerja seks komersial  anak. Depinisi kekerasan seksual pada anak adalah penyalahgunaan perlakuan pada anak untuk memuaskan kebutuhan seksual orang dewasa.

Terdapat berbagai bentuk kekerasan pada anak yang kerap dilakukan orang dewasa, seperti memperdengarkan cerita atau memperlihatkan gambar porno pada anak, membuat film atau gambar porno dengan objek anak-anak, mempertontonkan alat kelamin pada anak, menyentuh atau menciumi bagian tubuh yang sensitif (kelamin) anak, meminta anak menyentuh bagian sensitif (kelamin) orang dewasa, memeluk dan meraba anak secara tidak wajar, dan melakukan hubungan seks dengan anak (perkosaan atau sodomi pada fedofilia).

Anak korban kekerasan seksual, sering mengalami perubahan mental-emosional dan perilaku. Menurut Teddy Hidayat, Psikiater, Kepala Prodi Bagian Ilmu Kedokteran Jiwa, Universitas Padjadjaran, orang tua, guru atau tenaga kesehatan perlu mewaspadai adanya kekerasan seksual pada anak bila pada anak ditemukan ; menolak olah raga, hubungan sosial buruk, tingkah laku seks yang tidak sesuai usia, lari dari rumah dan bolos dari sekolah, ngompol atau mengisap jari atau takut kegelapan, kesulitan mengontrol emosi atau bereaksi berlebihan terhadap sentuhan, gangguan tidur disertai mimpi-mimpi buruk atau anak mengalami kesulitan berjalan atau duduk. (PR, Jum'at 18 Januari 2013).

Anak korban kekerasan seksual, sering tidak berterus terang menceritakan peristiwa yang dialaminya atau mengeluhkan penderitaannya pada orang tua. Hal ini sering dilatarbelakangi oleh komunikasi antara anak dan orang tua yang kaurang baik; sikap orang tua yang otoriter dan anak tidak pernah diminta pendapatnya atau anak selalu disalahkan. Tampilan korban kekerasan seksual pada anak dapat berupa keadaan : ditemukan noda darah pada pakaian, anak sering mengeluh nyeri pada waktu kencing (infeksi termasuk penyakit menular), anak mengatakan sakit di daerah kelamin anak, ditemukan memar pada alat kelamin luar (vagina atau sodomi) atau anak telat haid karena kehamilan.

Mencegah terjadinya kekerasan seksual pada anak adalah kewajiban semua orang tua, guru di sekolah  masyarakat. Upaya pencegahan ini perlu diberikan secara khusus mengingat kasus kekerasan dan pelecehan seksual pada anak banyak dan sering terjadi. 

Anak perlu mendapat penjelasan tentang bagian-bagian tubuh termasuk bagian tubuh pribadi (alat kelamin dan area pribadi seperti payudara, pantat, anus, penis, vagina), kenalkan fungsi bagian tubuh tersebut dan minta anak berani melaporkan bila terjadi kekerasan seksual pada mereka.

Penting sekali mengajarkan anak agar mengenal sentuhan-sentuhan yang berbeda. Sentuhan yang baik dan menyenangkan, contohnya pelukan selamat datang, ciuman saat pamit sekolah, jabatan tangan saudara atau teman. Sentuhan yang buruk dapat berupa memukul, meraba-raba, meremas atau sentuhan pada daerah pribadi. Anak diberi contoh konktret sentuhan yang buruk untuk meyakinkan mereka mengerti konsepnya. Misalnya, sangat tidak baik bila ada orang dewasa ataupun teman yang memegang payudara, anus, penis, vagina anak. Tidak memotret anak tanpa busana atau berbahaya jika ada orang dewasa mengajak tidur bersama.

Jelaskan pada anak bahwa sentuhan buruk dapat dilakukan oleh orang yang sangat dikenal (tetangga atau keluarga) atau orang yang tidak dikenal, dengan membujuk memberi permen, uang, atau tumpangan mobil. Sampaikan pada anak bahwa orang asing adalah orang yang tidak dikenal, meskipun mereka sering mengaku kenal dan mencoba akrab.

Ajari anak untuk berani mengatakan tidak pada sentuhan tak dikehendaki. Penting juga untuk melatih berteriak "Jangan, jangan sentuh saya!", atau "Saya tidak mau melakukannya!", atau "Tidak, saya tidak boleh dan tidak diizinkan melakukan itu!" Kemudian ajari juga anak untuk berlari ke tempat ramai dan berteriak, lari ke satpam, polisi, guru atau teman. 

Anak korban kekerasan seksual sering ditakut-takuti dan diancam agar tidak menceritakan pada orang lain. Anak harus didorong untuk mau berbagi pengalaman dan tanamkan keyakinan bahwa kita tidak akan marah atau menyalahkan anak, jelaskan bahwa mereka tidak boleh menyimpan rahasia meskipun pelaku mengancam mereka.

Friday, January 18, 2013

Garuda Bebas Digunakan

Jika Dianggap Ekspresi Kecintaan Terhadap Negara



Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan masyarakat bebas menggunakan lambang negara Garuda Pancasila dalam berbagai kegiatan, selama untuk menunjukkan ekspresi kecintaannya terhadap negara. Ketentuan itu tercantum dalam putusan Mahkamah Konstitusi yang mengabulkan sebagian permohonan pengujian Pasal 57 huruf d Undang-Undang (UU) Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, serta Lagu Kebangsaan. Keputusan tersebut merupakan pengabulan permohonan dari sekelompok orang yang mengatasnamakan Koalisi Gerakan Bebaskan Garuda Pancasila.

Mahkamah Konstitusi menyatakan, Pasal 57 huruf d Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, serta Lagu Kebangsaan bertentangan dengan UUD 1945 dan tidak memiliki hukum mengikat. Pasal huruf d berbunyi : "Setiap orang dilarang menggunakan Lambang Negara untuk keperluan lain yang diatur dalam Undang-Undang ini."

Pasal 57 huruf d berhubungan dengan Pasal 69 huruf c berisikan ancaman pidana bagi siapapun yang menggunakan lambang negara untuk keperluan lain. Mahkamah Konstitusi menyatakan  kedua pasal tersebut sesuai ketentuan hukum tidak berlaku. Menurut Ketua Majelis Hakim Mahfud MD, "Maka pertimbangan hukum Mahkamah terhadap Pasal 57 huruf d tersebut berlaku secara mutatis mutandis terhadap Pasal 69 huruf c."

Menurut Hakim Konstitusi Ahmad Fadlil, larangan yang diatur dalam Pasal 57 huruf d sama sekali tidak tepat karena tidak memuat rumusan yang jelas dan apalagi larangan tersebut diikuti dengan ancaman pidana. Seharunya ketentuan mengenai perbuatan yang diancam pidana harus memenuhi rumusan yang bersifat jelas dan tegas.

Mahkamah Konstitusi menilai, sudah seharusnya lambang Garuda Pancasila mutlak menjadi milik kebudayaan bersama seluruh masyarakat. Alasannya, seperangkat nilai budaya Indonesia ini bagi mahkamah sudah menjadi hak warga negara untuk melaksanakan nilai budayanya, termasuk menggunakan lambang negara. Menurut Mahkamah Konstitusi, pembatasan penggunaan lambang negara oleh masyarakat merupakan suatu bentuk pengekangan.

Sumber : PR, 16 Januari 2013

Thursday, January 17, 2013

Memahami Karakteristik Generasi Z

Keunikan generasi Z, cenderung melakukan gaya multitasking.



Generasi Z adalah generasi terkini yang lahir sesudah tahun 1994 dan sebelum tahun 2004. Anak-anak generasi Z ini memiliki ciri-ciri seperti kemampuan tinggi dalam mengakses dan mengakomodasi informasi sehingga mereka mendapatkan kesempatan lebih banyak dan terbuka untuk mengembangkan dirinya. Secara umum, generasi Z ini merupakan generasi yang banyak mengandalkan teknologi untuk berkomunikasi, bermain, dan bersosialisasi.

Generasi Z dalam banyak hal berbeda dengan generasi-generasi sebelumnya, yakni generasi Baby Boomers (lahir 1946-1964), generasi X (lahir 1965-1980) dan Y (lahir 1981-1995). Salah satu perbedaan yang mencolok adalah ketertarikan mereka kepada perangkat gadget di saat usia mereka masih sangat muda.

Mencermati gejala-gejala dan tingkah laku yang ditunjukkan oleh generasi Z tersebut, sebagian para ahli menamakan generasi Z sebagai generasi digital, ada pula yang memberikan terminologi lain, seperti net generation, naturally gadget generation, platinum generation, dan silent generation.

Generasi Z dapat hidup di alam cyber. Karakteristik dan kepribadian mereka berbeda dengan generasi sebelumnya karena dibentuk oleh limpahan dan akses informasi tanpa batas yang dipasilitasi oleh jaringan internet, mereka menjadi lebih cepat dalam memproses informasi. Lebih cepat mengarahkan cita-cita dan keinginan kerja dibandingkan dengan generasi sebelumnya. Di negara-negara Barat, implikasi lebih jauh terdeteksi pada rasio anak usia sekolah yang memilih belajar mandiri di rumah alih-alih belajar di sekolah.

Dalam hal pembelajaran di sekolah, generasi Z lebih menyenangi alat bantu atau metode pembelajaran yang menekankan sisi interaksi dan visualisasi. Kecenderungan ini oleh ahli pendidikan, ditenggarai sebagai konsekuensi langsung dari cara mereka terlibat dalam media sosial melalui kontak dengan alat dan visualisasi.  Bahkan generasi Z bisa melakukan kerja sama dengan cara yang lebih lazim dalam lingkungan media sosial maya yaitu kerja sama online.

Keunikan generasi Z, cenderung melakukan gaya multitasking; melakukan beberapa pekerjaan berbarengan. Mereka senang dengan persoalan-persoalan yang membutuhkan pengambilan keputusan yang cepat. Andalan mereka adalah internet yang merupakan sumber melimpah dalam pendukung pengambilan keputusan.

Membelajarkan anak generasi Z akan menjadi hal sulit jika Guru masih menerapkan gaya masa lalu, seperti menggunakan metode Duduk Dengar Catat Hapal (DDCH). Kini bukan zamannya lagi anak duduk menghabiskan waktu dengan mendengarkan gurunya, merangkum dan menuliskan PR di buku tulis.

Seiring perkembangan zaman, Guru harus meninggalkan cara lama agar sukses membimbing generasi Z menghadapi masa depan. Sangat diperlukan inovasi dalam mengajar anak generasi Z, karena mereka mempunyai konsep berpikir yang berbeda. Lingkungan generasi Z bukan hanya alam nyata, tetapi juga alam maya.

Wednesday, January 16, 2013

Mengenal Jenis Buah Durian Jawa Barat

Buah yang berbau khas ini banyak digemari masyarakat.



Buah durian adalah buah yang paling disukai para penggemar buah-buahan. Provinsi Jawa Barat sebagai sentra buah durian memiliki berbagai macam jenis buah durian. Pembudidayaannya banyak dilakukan di Bogor, Sukabumi, Sumedang, Kuningan dan Majalengka.

Jenis-jenis pohon durian yang banyak di tanam di Jawa Barat, kombinasi antara plasma nutpah lokal, luar daerah, maupun varietas impor. Berikut ini sejumlah produk buah durian asal Jawa Barat yang mempunyai nama di pasaran.

1. Si gandaria
Durian sigandaria awalnya berasal dari sebuah pohon tua yang tumbuh pada sebidang tanah seluar sekitar 600 meter persegi di Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi. Diduga karena struktur tanahnya yang berbeda, durian-durian yang dihasilkan pada pohon itu rasanya lebih manis, daging lebih besar, warna daging agak kemerahan, memiliki rasa yang khas, berdaging lebih tebal dan agak gembos dengan kandungan air sedikit, dan lain-lain.  Harga durian gandaria di pasaran bisa mencapai Rp 100.000 - Rp 150.000 per butir untuk yang bersekala kualitas baik. 

2. Si otong
Durian asli asal sentra produksi Kabupaten Sumedang, Kabupaten Kuningan, dan Kabupaten Bogor. Berukuran relatif kecil dengan duri agak mengerucut, warna daging agak kekuningan dan agak tebal, kering, minim lemak, tekstur halus, dan sangat manis. Durian si otong ini dikembangkan produksinya di Thailand melalui rekayasa genetik menjadi durian monthong.

3. Matahari
Durian jenis ini dikenal paling banyak terdapat di Cimanggu, Kabupaten Bogor. Buahnya bulat panjang dengan warna hijau kecoklatan, dagingnya lumayan tebal, banyak lemak, agak kering, tekstur halus, aroma kurang tajam, namun manis. Durian matahari tergolong memiliki duri yang besar dan runcing.

4. Durian Hepe
Durian Hepe kebanyakan ada di Cileungsi, Kabupaten Bogor. Buahnya agak lonjong, dengan kulit buah agak rapat. Daging buah agak kekuningan, tekstur halus tetapi tebal, agak kering, berlemak, sangat wangi dan manis.

5. Durian Bokor
Durian asal Kabupaten Majalengka yang terkenal sebagai durian aden, istilah setempat kepada mereka yang disebut gegeden atau juragan. Berkulit buah hijau kekuningan, warna daging buah kuning, cukup tebal, kering, harum dan lumayan manis. 

Menurut Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Jawa Barat, pengembangan populasi usaha pohon durian di Jawa Barat, menggunakan bibit bersertifikasi. Pengembangan bibit-bibit buah durian bersertifikat, terutama lokal, dilakukan melalui Balai Pengawasan Sertifikasi Benih (BPSB) Jawa Barat di Ciganitri, Bandung dan Balai Pengembangan Benih Hortikultura dan Aneka Tanaman (BPBHAT) di Pasir Banteng, Jatinangor, Sumedang. 

Tuesday, January 15, 2013

Cara Mengatasi Insomnia

Penyebab umum insomnia biasanya karena merasa stress.



Kita semua pernah mengalami insomnia atau kesulitan tidur. Namun biasanya hanya bersifat sementara. Gangguan ini menjadi masalah bila terjadi setiap malam.

Setiap orang mempunyai kebutuhan waktu tidur yang berbeda. Sebagian orang cukup dengan hanya tidur 4-5 jam setiap malam, sedang yang lain perlu paling tidak 8 jam. Insomnia bukan berarti berapa lama waktu tidur, tetapi lebih mengarah pada kualitas tidur : seberapa jauh dapat beristirahat dengan tidur tersebut.

Gejala-gejala insomnia yang mudah dikenali pada sebagian orang, sukar untuk tidur dan sampai lama tidak bisa memejamkan mata. Pada sebagian lagi mudah tertidur tetapi selalu bangun terlalu pagi dan tidak bisa tidur lagi. Kemudian pada beberapa orang sering terbangun di malam hari dan karena itu menjadi ngantuk di siang hari.

Penyebab umum insomnia biasanya karena merasa stress di rumah atau di tempat kerja. Perubahan pola hidup karena Anda baru pindah ke rumah baru, lingkungan yang ramai dan tidak nyaman untuk tidur juga merupakan penyebab insomnia secara umum, selain penyakit yang menyebabkan nyeri, sesak nafas atau sering buang air kecil, pertambahan usia dan cemas serta depresi.

Dengan mengetahui penyebab umum insomnia, Anda dapat mulai menata kebiasaan tidur yang baik dengan mengupayakan jam tidur yang rutin, upayakan untuk pergi tidur pada waktu yang sama setiap malam. Pastikan tempat tidur nyaman dan suhu ruangan sesuai yang dikehendaki. Jangan memikirkan masalah dan kegiatan sehari-hari. Serta melakukan latihan ringan pada sore hari. Namun, jangan melakukan latihan sebelum tidur.

Bila semua upaya sudah ditempuh dan ternyata masih tidak bisa tidur, jangan hanya berbaring dan mencemaskannya. Bangun dan baca buku atau dengarkan musik yang lembut atau minum susu hangat. Kemudian kembali berbaring di tempat tidur.

Dalam kondisi seperti ini, Anda harus menghindari tidur siang. Hindari juga terlalu banyak minum kopi, rokok, dan alkohol pada jam tidur. Bahkan, Anda jangan makan terlalu banyak sebelum tidur.

Sebaiknya Anda segera berkonsultasi dengan dokter bila insomnia berlangsung terus setiap malam atau mulai mengganggu kerja atau aktifitas harian. Dokter bisa membantu menemukan penyebab insomnia dan akan mengobati seperlunya. Jangan minum obat tidur tanpa nasihat dokter. Obat tersebut mungkin akan mengurangi sedikit keluhan, tetapi penggunaan yang rutin dan jangka lama bisa menyebabkan ketagihan.

BACA JUGA :
Mengenal Peraturan Pemerintah tentang Tembakau
Ketika Pajak Tidak Adil
Cara Indonesia Menghukum Koruptor
Alasan RSBI Harus Bubar
Penyebab Penyakit dan Pencegahannya
Bagaimana Resolusi Dunia 2013?
Sejauh Mana Implementasi UU Pengelolaan Sampah?
Media Sosial, Primadona "Si Penggoda"

Monday, January 14, 2013

Mengenal Peraturan Pemerintah tentang Tembakau

Pemerintah tidak melarang para petani untuk menanam tembakau.



Kendatipun ada Peraturan Pemerintah Nomor 109 Tahun 2012 tentang Pengamanan Bahan yang Mengandung Zat Aditif Berupa Produk Tembakau bagi Kesehatan, namun Pemerintah tidak melarang para petani untuk menanam tembakau. Hal ini disebabkan PP tersebut hanya mengatur dampak dari rokok yang merupakan faktor risiko dari banyak penyakit.

Menko Kesra Agung Laksono, Menteri Kesehatan Bafisah Mboi, Menteri Pertanian Suswono, dan Menteri Kominfo menggelar jumpa pers terkait adanya penolakan dari petani tembakau mengenai disahkannya PP tersebut, karena dikhawatirkan akan mematikan nafkah pencarian mereka.

Menurut Agung Laksono, PP tersebut adalah untuk mengatur dampak konsumsi tembakau pada masyarakat. Tujuan disahkannya PP tersebut antara lain untuk mengendalikan dampak rokok, yang diatur melalui iklan dan mencegah bahaya rokok di masyarakat. Tujuan utamanya adalah mencegah dan melindungi generasi muda dan kelompok yang rentan terhadap penyakit yang dipicu asap rokok, seperti ibu hamil dan anak kecil.

Menteri Kesehatan Nafisah Mboi mengatakan, Indonesia masih merupakan negara dengan jumlah perokok yang cukup besar. Posisinya menduduki peringkat ketiga di dunia setelah Cina dan India. Diperkirakan ada 92 juta orang yang menjadi perokok pasif, yaitu 62 juta pria dan sekitar 30 juta wanita. Selain itu, ada 11,4 juta anak usia 0-4 tahun yang juga menjadi perokok pasif akibat orang tuanya atau orang di sekelilingnya. Sebatang rokok telah diketahui mengandung lebih dari 4.000 zat racun di mana 60 di antaranya bersifat karsinogenik atau memicu kanker.

Menteri Kesehatan Nafisah Mboi memaparkan, biaya yang dikeluarkan untuk penanganan rokok tersebut jauh lebih besar, daripada pemasukan rokok. Biaya pembelian rokok maupun biaya medis akibat sakit telah dikeluarkan sebesar Rp 231,27 trilyun, sementara penerimaan cukai hanya Rp 55 trilyun.

Sunday, January 13, 2013

Ketika Pajak Tidak Adil

UMKM harus mendapat dukungan, pembinaan dan kemudahan untuk berkembang



Karena tidak terpenuhinya target penerimaan pajak pada 2012, muncul usulan kebijakan penarikan pajak baru yang masih diperdebatkan sampai saat ini. Usulan itu, pemberlakuan pajak sebesar satu persen per tahun dari omzet usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Menurut Direktur Jenderal Pajak Fuad Rahmany, UMKM termasuk salah satu yang diincar untuk mencapai target penerimaan pajak 1.031,8 trilyun di tahun 2013. Selama ini, UMKM baru berkontribusi sekitar tiga persen dan memberikan peluang untuk disedot lebih banyak lagi.

Rencana memajak UMKM, masih dipertanyakan pelaku ataupun pengamat ekonomi dari sudut pandang keadilan. Memajaki omzet berarti akan memukul rata perusahaan yang memiliki omzet yang sama, sedangkan margin keuntungan memiliki peluang yang berbeda. Kemudian masalah lain, yaitu dampak yang akan memberatkan terhadap munculnya perkembangan usaha baru dan sektor riil.

Dalam mendorong aktivitas ekonomi, sektor UMKM justru harus dijadikan tulang punggung pergerakan vertikal. UMKM harus mendapat dukungan, pembinaan, dan kemudahan untuk berkembang. Dengan berkembangnya ekonomi, penerimaan pajak secara otomatis akan terdongkrak. 

Peningkatan pada sektor pajak, tidak berkaitan dengan tugas pajak-memajak, namun lintas sektoral. Institusi seperti kementerian perdagangan, kementerian koperasi dan usaha kecil, kementerian ekonomi kreatif, hingga pemerintah daerah harus berperan aktif. Peningkatan kualitas penerimaan pajak terjadi karena ada  peningkatan pergerakan sektor riil, bukan pada penambahan objek pemajakan baru.

Menyedot pajak pada sektor usaha kecil dan menengah tanpa meningkatkan efektivitas dan praktik pajak yang bersih, akan menjadi kontra-flow dari prinsip pajak untuk pembangunan berkelanjutan. Dalam prinsip "Pajak untuk Pembangunan Berkelanjutan", peningkatan penerimaan uang dapat dilakukan dengan menyeimbangkan alur uang dari pihak yang berkelebihan untuk kepentingan kesejahteraan masyarakat luas. Pajak ditekankan untuk orang yang berpenghasilan tinggi, transaksi, dan penyerapan modal besar, serta meminimalkan penipuan dan penyimpangan pajak. 

Institusi pajak bertindak tidak adil jika hanya memandang UMKM sebagai sumber pemajakan baru dengan begitu saja. Seharusnya dilihat dulu apa yang sudah dilakukan pemerintah terhadap UMKM, sebagai pertimbangan untuk menambahkan instrumen pemajakan. Jadi, jangan sekedar semangat memajak bila pemerintah belum memperhatikan infrastruktur, membina UMKM, dan menghilangkan penyimpangan pajak. 

Sebelum memajak, sudahkah penerimaan pajak itu tidak sekedar dihabiskan untuk kepentingan birokrasi? Bila belum, sebaiknya urungkan semangat memajak itu!


Saturday, January 12, 2013

Cara Indonesia Menghukum Koruptor

Harapan ke arah hukuman yang adil masih sulit diwujudkan.



Vonis majelis hakim terhadap Angelina Sondakh menumbuhkan kembali wacana masyarakat tentang hukuman bagi koruptor. Persoalan pokoknya, bagaimana agar para koruptor dihukum seadil-adilnya, termasuk diantaranya memiskinkan yang bersangkutan jika telah terbukti merugikan negara dalam jumlah besar.

Sepertinya, harapan ke arah itu masih sulit diwujudkan. Jaksa dan hakim, sebagai ujung tombak dari upaya mewujudkan keadilan, lebih senang berargumentasi tentang bunyi pasal-pasal ketimbang mementingkan nilai-nilai keadilan. Sementara, untuk perkara-perkara luar biasa seperti kejahatan korupsi memerlukan sanksi atau hukuman yang juga luar biasa.

Angelina Sondakh dijatuhi hukuman 4,5 tahun penjara dan denda Rp 250 juta, padahal sebelumnya jaksa menuntut hukuman 12 tahun penjara dan denda Rp 32,5 miliar. Tentu vonis hakim yang telah dijatuhkan sangat mengejutkan, karena lumrahnya, vonis hakim tidak kurang dari dua pertiga yang dituntut jaksa.

Berbagai tafsiran menyeruak, jangan-jangan ada permainan di balik vonis itu sehingga Komisi Yudisial harus memeriksa majelis hakim. Desakan lain, KPK harus minta naik banding. Bahkan ada yang mencatat bahwa sejak awal jaksa kurang tepat karena tidak menggunakan pasal pencucian uang dalam tuntutannya. Jika pasal tersebut yang digunakan, terbuka kemungkinan untuk menyita kekayaan terdakwa.

Dalam persidangan, jaksa menuntut Angie dengan variasi dakwaan. Dakwaan pertama menggunakan pasal 12 juncto Pasal 18 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Korupsi. Ancamannya penjara seumur hidup  atau paling singkat 4 tahun dan paling lama 20 tahun  serta denda Rp 200 juta - Rp 1 miliar. Dua dakwaan lainnya mengacu pada Pasal 5 dan Pasal 11 UU Tipikor  yang ancaman hukumannya 1-5 tahun penjara, denda Rp 50 juta - Rp 200 juta. Saat menuntut hukuman, jaksa menggunakan Pasal 12, sedangkan dalam menjatuhkan vonis, majelis hakim menggunakan Pasal 11, karena dakwaan pertama jaksa penuntut dinyatakan tidak terbukti. Majelis hakim juga menetapkan, uang yang diterima Angie bukan uang negara sehingga tidak bisa disita.

Para penegak hukum di negeri ini belum mempunyai keberanian untuk bertindak luar biasa dengan memberikan hukuman luar biasa atas kasus luar biasa. Terlihat dari sikap dan sambutan biasa-biasa saja atas kewenangan KPK yang luar biasa. Kita semua mencatat dalam hati, beberapa kali upaya KPK memberantas korupsi dimentahkan lewat proses pengadilan yang tidak biasa.