Friday, May 31, 2013

Sekolah BLUD Pengganti RSBI?

RSBI maupun rencana sekolah BLUD tidak jauh berbeda.



Sekolah berlabel RSBI atau Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional dibubarkan karena melanggar konstitusi, membuat kastanisasi dan diskriminasi dalam dunia pendidikan kita. Ketika vonis pembubaran Januari 2013, juru bicara Mahkamah Konstitusi (MK), Akil Mohtar menyatakan bahwa status RSBI dijadikan pihak tertentu untuk mereguk keuntungan sendiri. Caranya dengan menarik tarif berbeda kepada orang tua yang ingin menyekolahkan anaknya, sementara dalam aturannya sekolah negeri dilarang menarik pungutan liar sebab sudah dibiayai APBN.

Sebagai pengganti RSBI yang dibubarkan, Pemerintah Jawa Barat menyodorkan alternatif Sekolah Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Alasannya, eks RSBI memiliki aset berupa modal yang harus terus diupayakan sampai tiba masa eks RSBI berstatus reguler. Aset eks RSBI yang tampak berupa bangunan dan guru-guru, sementara yang tidak tampak berupa jaringan.

Pada praktiknya, RSBI maupun rencana sekolah BLUD tidak jauh berbeda. Masyarakat di-bully dengan argumen soal kualitas pendidikan yang imbalannya peserta didik harus membayar biaya pendidikan. Dalam hal ini sangat disayangkan sikap Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang hanya memandang kesalahan RSBI sebagai kesalahan administratif saja yang dapat diselesaikan dengan mengganti nama dan membuat payung hukum. 

Pemerintah Provinsi Jawa Barat harus mencari solusi eks RSBI bukan sekedar mencari bentuk lain eksploitasi kekhawatiran orang tua atas kualitas pendidikan untuk dijadikan captive-market menarik dan memeras dana dari masyarakat secara tidak sah dan melawan undang-undang. Memang eks RSBI memiliki modal yang bagus dan perlu dijaga, tentu saja metodenya dapat disebarkan secara merata di sekolah tanpa menciptakan diskriminasi dan kastanisasi dalam nama berbeda tapi serupa.

Sekedar renungan, RSBI atau Sekolah BLUD tiada bedanya bagi masyarakat yang tataran berpikirnya sudah dipenuhi wacana sekolah gratis yang dulu dihembuskan semasa kampanye oleh para kandidat calon kepala daerah. Jadi kalau sekarang mereka yang sudah menduduki kursi jabatan ingin menjilat ludah, rasanya sudah terlambat. 

Ilustrasi : www.infokepanjen.com - tempo

Thursday, May 30, 2013

Apa Tujuan Regenerasi Politik?

Saat ini banyak partai politik yang dikendalikan kalangan muda.



Ketika konstitusi kita membatasi masa jabatan presiden hingga hanya dua periode, muncul harapan tampilnya  pemimpin muda ke permukaan. Wacana regenerasi politik diapungkan di tengah-tengah eksistensi tokoh-tokoh lama yang rata-rata berusia di atas 60 tahun dalam suksesi kepemimpinan nasional. 

Sederet nama masih bertahan dan populer, seperti Megawati, Prabowo Subianto, Aburizal Bakrie, Jusuf Kalla, Wiranto dan Surya Paloh. Tidak kalah dengan kaum tua, dalam kancah kepemimpinan nasional muncul nama-nama baru sebagai figur alternatif.  Masyarakat mulai mengenal nama Mahfud MD, Wirjawan, Irman Gusman, hingga ke Jokowi yang fenomenal. Inikah pertanda bahwa kepemimpinan (politik dan pemerintahan) kita kelak akan semakin muda, dinamis dan berkualitas?

Jawaban atas pertanyaan itu, belum pasti. Mengingat beberapa pemberitaan kasus-kasus korupsi yang kini mencuat bahkan terdapat deretan pemimpin-pemimpin berkategori muda dalam usia. Jadi pemimpin tidak harus dinilai dari tua atau muda, berasal dari parpol atau tidak. Faktanya, banyak kalangan muda yang memperoleh kesempatan untuk mengendalikan pos-pos politik penting justru meniru pikiran, perilaku, dan keterampilan kalangan tua.

Saat ini banyak partai politik yang dikendalikan kalangan muda, tetap juga menunjukkan perilaku politik yang tua. Seperti dalam soal korupsi, misalnya. Inikah regenerasi politik itu? Semoga saja bukan... sebab andaikan iya, siapa yang dapat menolak dan menghentikan laju regenerasi politik semacam ini?

Ilustrasi : news.liputan6.com

Wednesday, May 29, 2013

Solusi Mengatasi Inflasi Akibat Kenaikan Harga BBM

Pemerintah menyiapkan kompensasi guna meringankan beban rakyat miskin.



Pemerintah dipastikan tidak akan memundurkan lagi jadwal pemberlakuan kenaikan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi mulai pekan ketiga Juni 2013, sebagai tindak lanjut rampungnya pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (RAPBN-P) yang ditargetkan pada 17 Juni 2013. Menurut skenario, harga BBM jenis premium akan dinaikkan Rp 2.000 menjadi Rp 6.500 per liter, sementara solar naik Rp 1.000 menjadi Rp 5.500 per liter.

Prediksi Bank Indonesia (BI), akibat kenaikan harga BBM bersubsidi, akan terjadi kenaikan inflasi 2,46 persen atau menjadi 7,76 persen. Sedangkan dalam APBN 2013, inflasi dipatok di bawah 6 persen. Rakyat tentu akan keberatan dengan kebijakan pemerintah ini, karena inflasi akan mendongkrak harga berbagai kebutuhan pokok secara otomatis. 

Sebagai konsekwensi kebijakan tersebut, pemerintah menyiapkan kompensasi guna meringankan beban rakyat miskin. Pemberian dana kompensasi diusulkan sebesar Rp 24,1 trilyun yang disalurkan lewat empat program, yaitu beras untuk rakyat miskin (raskin) Rp 4,3 triliun, beasiswa untuk rakyat miskin (BSM) Rp 7,5 triliun, program keluarga harapan (PKH) Rp 0,7 triliun, dan bantuan langsung sementara masyarakat (BLSM) Rp 11,6 triliun. Pemerintah juga menyiapkan kartu bagi masyarakat miskin untuk mendapat empat bentuk kompensasi ini.

Meski telah mempersiapkan kompensasi, pemerintah berkewajiban menjelaskan mengapa kebijakan ini harus diputuskan dan tidak dapat dihindari. Kemudian harus ada penjelasan mengapa ada perbedaan data penerima kompensasi? Jumlah penerima dana kompensasi menurut pemerintah kurang lebih 15,5 juta rumah tangga atau sekitar 60 juta individu, sementara definisi Basis Data Terpadu (BDT) yang disusun oleh Tim Nasional Percerpatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) jumlah rumah tangga miskin berjumlah 24,5 juta rumah tangga atau 96 juta individu. 

Semoga pil pahit ini tidak menimbulkan keguncangan di masyarakat dan pemerintah serius menghadapi pemberlakuan kebijakan ini agar ekes kenaikan harga BBM yang selama ini rentan menimbulkan gangguan sosial dapat ditekan. Kemudian pemerintah diharapkan dapat mengendalikan inflasi tetap stabil di bawah 6 persen, melalui pengendalian tarif angkutan umum dan harga pangan.

Ilustrasi : www.metrotvnews.com

Tuesday, May 28, 2013

Kekuatan Uang Dalam Pilkada

Uang menempati posisi penting sebagai amunisi demokrasi.




Mewujudkan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) yang bersih dari politik uang untuk menghasilkan kepala daerah yang tidak koruptif sepertinya hal yang sangat mustahil. Hal ini karena tingginya biaya yang harus dikeluarkan masyarakat untuk menjadi calon dalam pemilukada yang menyuburkan praktik politik uang. 

Uang menempati posisi penting sebagai amunisi demokrasi, namun di sisi lain uang juga berperan penting membunuh demokrasi. Kekuatan uang telah menciptakan kesenjangan dalam masyarakat karena akses untuk maju pada pilkada hanya dikuasai segelintir orang atau yang memiliki kemampuan ekonomi atau elite berduit.

Bagi pemilik kekuatan finansial, besarnya biaya yang harus dikeluarkan saat mengikuti proses demokrasi bukanlah permasalahan. Peluang ini secara cerdas dimanfaatkan segelintir orang yang memiliki kekuatan ekonomi untuk masuk dan berada dalam kekuasaan.

Aktivis Fazroel Rachman menyoroti lazimnya praktik politik uang dalam pilkada yang tidak ditindak lanjuti oleh Mahkamah Konstitusi (MK) dan kepolisian. "Tak ada satupun penyelenggaraan pilkada di Indonesia yang dibatalkan karena praktik politik uang oleh para calon kepala daerah," ujarnya.  

Wakil Menteri Hukum dam HAM, Denny Indrayana, mengemukakan bahwa rentannya kepala daerah yang terpilih melakukan korupsi terbukti dalam data Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) selama 2004-2013. Dari data statistik tersebut, sebanyak 291 kepala daerah yang terdiri dari 21 gubernur, 7 wakil gubernur, 156 bupati, 46 wakil bupati, 41 walikota, 20 wakil walikota, dan 1.221 aparatur negara terlibat dalam kasus korupsi. Dari 1.221 aparatur pemerintah yang terlibat, 185 orang berstatus tersangka, 112 terdakwa, 877 terpidana, dan saksi 44 orang.  (PR, 28 Mei 2013).

Ilustrasi : www.antarafoto.com

BACA JUGA :
Pemerintah Gamang Soal Kenaikan Harga Minyak
Tahupop dari Sumedang
Makanan Tradisional Menjelang MEA 2015
Cegah DBD dan Chikungunya dengan Ikan Cupang
Mengenal Ragam dan Cara Kerja Alat Kontrasepsi
Bagaimana Menkeu Chatib Menjaga Stabilitas Fiskal?...
Reformasi Birokrasi Berjalan Lamban?
Kapan Harga BBM Bersubsidi Naik?

Monday, May 27, 2013

Pemerintah Gamang Soal Kenaikan Harga Minyak

Mengapa hingga sekarang pemerintah tidak berani menaikkan harga BBM bersubsidi?



Tidak adanya keputusan yang jelas mengenai naik atau tidaknya harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, telah menambah ketidakpastian di tengah masyarakat, terutama kalangan pengusaha. Meski sudah banyak pihak yang menyuarakan agar harga BBM segera dinaikkan, pemerintah masih gamang mengambil keputusan yang akan membuat rakyat, terutama masyarakat menengah ke bawah yang akan merasakan dampaknya.

Mengapa hingga sekarang pemerintah tidak berani menaikkan harga BBM bersubsidi? Padahal, berdasarkan UU, pemerintah dapat menaikkan harga BBM tanpa harus meminta persetujuan dari Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI). Mengapa jika UU memperbolehkan seperti itu, lantas pemerintah mengembalikan persoalan kenaikan harga BBM bersubsidi itu ke DPR lagi? 

Banyak pihak yang akhirnya mempertanyakan apa maksud Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengulur-ulur waktu untuk memputuskan menaikkan harga BBM bersubsidi. Bukankah setelah pertemuan di Cipanas pada pertengahan April 2013, pemerintah memutuskan merencanakan menaikkan harga BBM setelah peringatan hari buruh pada 1 Mei 2013?

Meski masalah BBM merupakan masalah ekonomi (subsidi meningkat dan APBN tertekan), namun keputusan menaikannya sangat syarat dengan keputusan politis. Semua masih ingat, turunnya Presiden Soeharto dari kedudukannya (21 Mei 1998) karena diawali dengan keputusannya menaikkan harga BBM, yang kemudian membuat rakyat marah, melakukan demonstrasi yang berujung  pada huru-hara.

Alasan pemerintah belum memutuskan untuk menaikkan harga BBM bersubsidi, karena belum membicarakan dengan DPR, terutama menyangkut kompensasi kepada kaum miskin yang akan merasakan dampak langsung kenaikan itu.  Kelak rakyat miskin akan diberikan Bantuan Langsung Sementara Masyaerakat (BLSM) Rp 150.000 per bulan selama empat sampai lima bulan. 

Apakah benar pemerintah memutuskan menaikkan harga BBM bersubsidi pada bulan Juni 2013? 

Sunday, May 26, 2013

Tahupop dari Sumedang

Andri Juwandi adalah kreator Tahu Sumedang Populer.



Andri Juwandi adalah kreator Tahu Sumedang Populer. Upayanya berawal dari keinginan untuk mengangkat citra makanan khas Indonesia, seperti singkong yang saat ini telah terangkat derajatnya menjadi produk yang memberikan nilai tambah seperti keripik pedas.

Andri melakukan eksperimen sejak Oktober 2008, setelah mendapat izin sejumlah tokoh Sumedang termasuk Wakil Bupati Sumedang saat itu Taufiq Gunawansyah. Upayanya mendapat sambutan positif dari tokoh maupun masyarakat Sumedang. Sebagai langkah awal, Andri menyebarkan tester untuk melihat respon dari masyarakat. 

Berbekal modal inovasi produk tahu, Andri membuka empat tempat penjualan pada Februari 2009. Dalam waktu sekitar lima tahun, outlet Tahu Sumedang Populer telah mencapai 41 unit dan tersebar hingga Solo. 

Saat ini, 1 outlet Tahupop telah memiliki omzet Rp 9-15 juta per bulan dan pabrik tahu milik Andri telah memproduksi 10.000 tahu per hari dan 20.000 tahu per hari pada akhir pekan. 

Ilustrasi : www.kaskus.co.id

Saturday, May 25, 2013

Makanan Tradisional Menjelang MEA 2015

Banyak hal baik dari berbagai usaha makanan asing.



Kini eksistensi makanan khas daerah semakin terancam seiring makin derasnya pengaruh budaya dari luar Indonesia. Berbagai makanan berbau asing diperkenalkan dan banyak penggemarnya. Akankah makanan khas Indonesia akan bertahan?

Makanan khas atau tradisional semestinya dapat bertahan karena memiliki pasar tersendiri bila dibanding makanan yang berasal dari luar negeri. Makanan khas telah memiliki kedekatan citarasa dengan masyarakat setempat dan ini salah satu keuntungan bagi para pengusaha di bidang makanan khas.

Kehadiran makanan yang berbau asing adalah peluang untuk meningkatkan kualitas makanan khas, terutama dari sisi penyajian. Banyak hal baik dari berbagai usaha makanan asing, salah satunya yang patut ditiru para pengusaha makanan khas Indonesia adalah adalah jeli melakukan analisis dan terus mencari peluang. 

Dalam rangka tetap eksis, kini tidak aneh bila ditemukan sejumlah makanan khas Indonesia dijual dengan cara-cara unik dan sebagian mengadopsi teknik penjualan makanan asing. Terlebih dalam rangka menyambut hadirnya Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) pada tahun 2015 mendatang, para pelaku usaha kuliner terutama makanan khas Indonesia terus bersiap diri dan berupaya meningkatkan kualitas.


Ilustrasi : ragamkebudayaanindonesia.wordpress.com

Friday, May 24, 2013

Cegah DBD dan Chikungunya dengan Ikan Cupang

Pengendalian nonkimiawi terhadap vektor demam berdarah.



Genangan air yang ada di sekitar rumah, seperti di bak mandi, vas bunga, atau di dalam kolam ikan, menjadi media berkembangnya jentik nyamuk yang berisiko menularkan penyakit kepada para penghuninya. 

Nyamyuk Aedes aegypti sebagai vektor demam berdarah secara rutin terus bertelur tiga hari setelah menghisap darah manusia. Bila tidak segera diberantas sejak masih jentik, pengendaliannya akan semakin sulit.

Ikan cupang (Ctenops vittatus) termasuk ikan yang dapat membantu manusia mengendalikan vektor demam berdarah dan chikungunya. Vektor tersebut berupa jentik yang nantinya akan berkembang menjadi nyamuk dewasa. Selain ikan cupang, pengendali vektor lainnya dapat menggunakan ikan cere, ikan glossom, atau ikan lain yang dapat memakan jentik.


Pengendalian DBD dan chikungunya menggunakan ikan merupakan salah satu dari pengendalian nonkimiawi terhadap vektor demam berdarah. Upaya lain yang dapat dilakukan ialah program pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dan penerapan metode 3M yaitu menutup genangan air, menguras genangan air, dan mengubur sampah atau barang lainnya yang mengundang kerawanan perkembangan jentik nyamuk.

Solusi penanganan DBD dan chikungunya dapat dilakukan dengan pengasapan (fogging). Namun, yang paling utama adalah pencegahannya melalui PSN dan penerapan metode 3M. 

Ilustasi : duniawarnaa.blogspot.com

Thursday, May 23, 2013

Mengenal Ragam dan Cara Kerja Alat Kontrasepsi

Kontrasepsi bukan lagi hal tabu bagi pasangan suami istri.



Kontrasepsi bukan lagi hal tabu bagi pasangan suami istri zaman sekarang. Kontrasepsi berasal dari dua kata, kontra dan konsepsi. Kontra berarti melawan atau mencegah, dan konsepsi berarti pertemuan sel sperma dengan sel ovum sebagai penyebab kehamilan. 

Berbagai teknologi untuk mencegah pertemuan dua sel (sperma dan ovum) dikembangkan agar kehamilan dapat direncanakan. Kontrasepsi dikenal di Indonesia melalui program Keluarga Berencana.

Hanny Rono Sulistyo, dokter spesialis obstetrik dan ginekolog, mengemukakan bahwa kontrasepsi diperbolehkan dalam agama Islam. Pada zaman Rasulullah, sudah ada upaya untuk mencegah pertemuan sel sperma dan ovum yang dikenal dengan 'azal atau membuang sperma di luar tubuh istri. 

Pada zaman Nabi Musa, sudah ada kontrasepsi dengan cara kalender atau menghindari bersenggama pada masa subur. Bagi yang siklus haidnya teratur, masa subur berlangsung pada hari ke-14 ditambah 1 atau dikurangi 1 hari haid berikutnya. Artinya masa subur berlangsung pada hari ke-13 sampai hari ke-15 sebelum tanggal haid datang.

Bagi yang haidnya tidak teratur, harus mencatat panjang siklus haid sekurang-kurangnya 6 siklus. Dari jumlah hari pada siklus terpanjang, dikurangi dengan 11 akan diperoleh hari subur dalam siklus haid tersebut. Sementara dari jumlah hari terpendek dikurangi 18, diperoleh hari subur pertama dalam siklus haid tersebut. Misal, siklus terpanjang 31 hari dan siklus terpendek 26 hari. Masa subur dapat dihitung, 31 - 11 = 20, dan 26 - 18 = 8, maka masa subur berlangsung pada hari ke-8 sampai hari ke-20. 

Kontrasepsi masa kini banyak sekali ragamnya. Anda dapat memilih sesuai dengan selera dan kondisi demi kenyamanan. Berikut ini ragam kontrasepsi yang lazim digunakan :

Pertama, Intra Uterine Device (IUD). Kontrasepsi dengan cara ini dilakukan dengan cara meletakkan benda asing ke dalam tubuh perempuan, yakni rongga rahim. Maka ketika sel sperma datang dia akan dilawan oleh leukosit yang menyebabkan sel sperma mati terlebih dulu sebelum bertemu ovum. 

Andai dengan IUD sel sperma bisa menembus rongga rahim dan menyebabkan kehamilan. IUD jenis Copper T atau Nova-T yang telah ditambah dengan tembaga akan merebut zat-zat yang diperlukan janin atau embrio di awal masa pertumbuhannya. Embrio di awal pertumbuhannya membutuhkan banyak zat, salah satunya zinc untuk membuat ari-ari. Karena ada suatu reaksi kimia antara tembaga dengan zinc, maka tembaga dalam IUD akan merebut zinc yang dibutuhkan embrio. Oleh karena itu, embrio lepas tidak bisa menempel di dalam rahim.

Kedua, injeksi atau suntik KB. Obat dalam injeksi berisi Depo Medorxi Progresterone Acetate (DMPA). Penyuntikan dilakukan pada otot atau intra muskuler di pantat (gluteus) yang dalam atau pada pangkal lengan (deltoid). Hormon progesteron dosis tinggi yang disuntik dalam bentuk gudang atau depo, maka diserap tubuh sedikit demi sedikit hingga habis. Dosis tinggi ini akan mengakibatkan gangguan haid. Awal  pemakaian, haid berupa flek, dan ketika hormon suntikan telah menguasai tubuh perempuan, maka tidak akan haid sama sekali.

Ketiga, pil KB. Metode ini hampir sama dengan metode suntik yang menggunakan hormon wanita. Pil KB bertugas memanipulasi fungsi-fungsi hormon menjelang masa subur. Ketika hormon asli tidur, maka tubuh dikendalikan oleh hormon dari luar. Namun, metode hormonal seperti pil dan suntik tidak dianjurkan bagi wanita berusia 35 tahun ke atas karena pada usia ini fungsi tubuh sudah menurun. Penggunaan KB hormonal akan menjadi beban kimia untuk tubuh, dan penggunaan jangka lama akan jadi beban hati dan ginjal.

Keempat, kondom. Kondom merupakan alat kontrasepsi paling populer dan mudah didapat di mana saja. Kondom merupakan kantung karet tipis, biasanya terbuat dari latex, tidak berpori, dipakai untuk menutupi zakar yang berdiri atau tegang sebelum dimasukkan ke dalam vagina. Penggunaan kondom selain mencegah kehamilan juga untuk mencegah penularan penyakit seks menular.

Kelima, susuk atau implant yang merupakan alat kontrasepsi jangka panjang dan bisa digunakan untuk waktu lima tahun. Implant biasanya dipasang di bawah kulit, di atas daging pada lengan wanita. Alat tersebut terdiri dari kapsul lentur seukuran korek api yang terbuat dari bahan karet silastik. Masing-masing kapsul mengandung progestin levonogestrel sintetis yang juga terkandung dalam beberapa jenis pil KB. Hormon ini dilepas secara perlahan-lahan melalui dinding kapsul sampai kapsul diambil dari lengan pemakai.

Keenam, steril pada wanita atau pria. Steril biasa disebut Metoda Operasi Wanita (MOW) dan Metoda Operasi Pria (MOP). Metode ini merupakan metode mekanik untuk memutus rute perjalanan sperma sehingga sel telur aman. Pemotongan rute ini bisa dilakukan dari pihak laki-laki ataupun perempuan. Proses steril pada perempuan harus dilakukan di ruang operasi yang benar-benar steril karena indung telur berada di dalam tubuh. Berbeda dengan saluran sperma pada laki-laki yang terletak di bawah kulit sehingga tidak harus dilakukan di ruang operasi. Dari segi pembiayaan, tentu steril pada perempuan berbiaya lebih mahal dari steril pada laki-laki.

Apapun kontrasepsi yang Anda pilih, baik sistem 'azal, kalender, atau alat-alat kontrasepsi dari program pemerintah, Tuhanlah yang menentukan pada akhirnya. Meski anak adalah anugerah, namun kehadirannya juga perlu perencanaan. 

Ilustrasi : www.merdeka.com

Wednesday, May 22, 2013

Bagaimana Menkeu Chatib Menjaga Stabilitas Fiskal?

Langkah mendesak yang harus ditangani Chatib setelah dilantik.




Muhammad Chatib Basri dilantik Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menjadi menteri keuangan (menkeu) menggantikan agus DW Martowardoyo. Harapan semua pihak, menteri yang baru ini dapat menjalankan perannya sebagai pengawal anggaran negara yang harus tegas dan cepat dalam mengambil keputusan.

Ada tiga tugas utama yang diinstruksikan Presiden kepada Chatib selaku menkeu yang baru, diantaranya : 

Pertama, mempertahankan kebijakan fiskal yang ekstra hati-hati (prudent) agar Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tetap sehat di terngah gejolak  perekonomian dunia.

Kedua, menerbitkan kebijakan fiskal untuk mendorong pertumbuhan investasi Indonesia.

Ketiga, menciptakan kebijakan yang mampu mengarahkan investasi ke sektor-sektor ekonomi padat karya guna mendorong penyerapan tenaga kerja.

Langkah mendesak yang harus ditangani Chatib setelah dilantik adalah menyiapkan draf rancangan APBN Perubahan 2013 yang akan segera memasuki masa pembahasan di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan sekaligus mengawal RAPBN 2014. Terlebih belum lama ini pemerintah menyatakan akan merevisi asumsi dasar penyusunan postur APBN-P 2013 terkait rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi dan pemberian kompensasi kepada rakyat terdampak kenaikan.

Kondisi fiskal terkini berada pada tekanan sangat tinggi akibat ketidakseimbangan neraca pembayaran dan berbagai faktor lain oleh karena itu Chatib harus fokus untuk melakukan langkah-langkah pendek yang akan menjaga kinerja perekonomian. Para pelaku usaha yang tergabung dalam Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Indonesia dan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) berharap Chatib Basri pro pelaku usaha tanpa harus merugikan keuangan negara. 

Sebagai Menteri Keuangan Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II, waktu Muhammad Chatib Basri relatif pendek untuk menghasilkan sesuatu yang terbaik bagi perekonomian nasional. Bisakah sisa waktu yang hanya 1,5 tahun membuat DPR terkesan, mengingat dua menteri keuangan sebelumnya dinilai menunjukkan sikap inkonsistensi dan malah bertentangan dengan DPR?

Selamat bertugas Pak Menteri....! Dipundakmu, tanggung jawab mengawal anggaran negara dibebankan sebagai amanat. Rakyat Indonesia kini menanti kebijakanmu yang pro lapangan kerja!

Ilustrasi : www.beritadaerah.com

Tuesday, May 21, 2013

Reformasi Birokrasi Berjalan Lamban?

Pencapaian demokrasi mestinya paralel dengan reformasi di tubuh birokrasi.



Pada saat ini, birokrasi pemerintahan baik di pusat maupun di daerah masih mewarisi kultur masa kolonial yang memandang birokrasi hanya sebagai sarana melanggengkan kekuasaan. Kultur ini semakin menguat dalam liberalisasi politik pascareformasi. Hal ini karena sudut pandang para birokrat selama ini memersepsi birokrasi hanya untuk mengontrol perilaku masyarakat.

Pascareformasi, tuntutan agar birokrasi pemerintahan di daerah berubah menjadi profesional dan benar-benar menjadi entitas pelayanan publik (public service) semakin menguat. Namun, seringkali ekspektasi ini tidak sejalan dengan kenyataan di lapangan. 

Prof Mason C Hoadley, PhD (Indonesianis dari Universitas Lund, Swedia) menegaskan, meskipun demokrasi berlangsung cepat di Indonesia, reformasi birokrasi justru melangkah sangat lamban. Dibandingkan dengan negara-negara Asia bahkan Skandinavia sekalipun, pencapaian demokrasi di Indonesia berjalan revolusioner. Namun persoalannya, pencapaian demokrasi yang mestinya paralel dengan reformasi di tubuh birokrasi tidak berlangsung di negeri ini. Otonomi daerah yang bergulir kencang pasca reformasi, kenyataannya malah menjadi sarana desentralisasi KKN.

Akankah di masa depan, birokrasi pemerintahan kita semakin adaftif dan responsif terhadap tuntutan dan ekspektasi publik? Atau malah sebaliknya, bertahan dalam kejumudan kultur dan praktik lama yang merasa diri penguasa sehingga sering bertindak sok kuasa? 

Satu hal yang tidak boleh diabaikan para pemangku kekuasaan, bahwa rakyat semakin cerdas menyikapi lingkungannya. Melalui pesta demokrasi bernama pemilu, rakyat akan semakin pandai memilih masinis lokomotif perubahan kultur demokrasi. Rakyat juga akan menjadi pendobrak penyebab utama kemandegan birokrasi untuk keluar dari kultur tradisionalnya.

Ilustrasi : foto.news.viva.co.id

Monday, May 20, 2013

Kapan Harga BBM Bersubsidi Naik?

Pro dan kontra menyambut rencana naiknya harga BBM bersubsidi.



Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pernah menyatakan, pemerintah akan menaikan harga BBM bersubsidi segera setelah dana kompensasi atas dampak kenaikan harga BBM kepada rakyat miskin siap dan tersedia. Rencana menaikkan BBM bersubsidi ini bahkan sudah direstui pimpinan DPR. Kendati demikian, hingga kini belum ada persetujuan mengenai pemberian bantuan tunai sebagai bentuk kompensasi.

Wacana kenaikan harga BBM bersubsidi disertai kompensasi untuk rakyat miskin yang berkembang beberapa pekan terakhir sengaja dikembangkan pemerintah untuk melihat reaksi masyarakat. Namun  berdasarkan hal itu setidaknya kita bisa menduga skenario apa yang akan berkembang ketika Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI) akan membahas Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (RAPBN-P) 2013, dimana salah satu poin penting yang akan diputuskan adalah soal pengurangan subsidi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi dan kompensasi rakyat miskin.

Skenario pertama pembahasan RAPBN-P 2013, DPR menyepakati harga BBM bersubsidi naik dan empat bentuk kompensasi atas dampak kenaikan harga BBM tetap tersedia untuk rakyat miskin. Kedua, DPR menyetujui harga BBM bersubsidi tetapi hanya menyetujui  satu atau dua bentuk kompensasi dana untuk rakyat miskin. Ketiga, DPR membatalkan kenaikan harga BBM bersubsidi.

Pro dan kontra menyambut rencana naiknya harga BBM bersubsidi. Bila harga BBM bersubsidi naik (premiun dan solar), tentu akan berdampak pada penurunan daya beli masyarakat akibat pendapatannya tidak bertambah. Bagaimana kelak DPR akan menyikapi hal ini? Sekarang saja ketika rencana kenaikan harga BB bersubsidi baru digaungkan, harga-harga bahan baku dan sejumlah kebutuhan pokok sudah langsung menyesuaikan harga. 

Solusi terkini kondisi serba mengambang seperti ini, pemerintah dan DPR harus tegas agar pembahasan kenaikan harga BBM bersubsidi tidak berlarut-larut. Pelaku usaha membutuhkan kepastian menjalankan bisnisnya dan masyarakat juga perlu kepastian agar bisa menyusun anggaran pendapatan dan belanja keluarga. 

Sunday, May 19, 2013

Menikah dengan Pria Mirip Rekaan Lukisan

Chloe menyembunyikan lukisan itu di bawah ranjang.



Chloe Mayo (31), dalam salah satu lukisannya menggambarkan dirinya bersama seorang pria impiannya, pria tampan dengan janggut hitam. Saat itu tahun 2009 dan Chloe masih lajang. 

Lukisan tersebut hanya teronggok di ruang tamu berselimutkan debu sampai Chloe menyadari sosok pria dalam lukisan itu identik dengan Michael. Michael Goeman adalah pria yang dikenalnya lewat laman situs kencan.

Khawatir membuat kekasih barunya mundur, Chloe menyembunyikan lukisan itu di bawah ranjang dan berencana akan memperlihatkannya pada saat yang tepat. Ketika mengetahui lukisan itu, Michael tidak mundur dan keduanya berpacaran selama 1,5 tahun. Chloe dilamar Michael ketika sedang berlibur di Prancis.

Tiga tahun sejak perjumpaan pertama mereka, Chloe dan Michael menikah. Kini lukisan itu menghiasi ruang tamu kediaman mereka di Worcester Park dekat Croydon di Surrey, Inggris.






Saturday, May 18, 2013

Penyebab Anggaran Harus Dipotong

Pemerintah saat ini sedang berupaya memotong anggaran sebesar Rp 24,6 triliun.




Persoalan pemerintah pada tahun ini semakin krusial bila dibanding dengan tahun-tahun sebelumnya. Niat pemerintah untuk berkonsentrasi menghadapi pemilu tahun depan agar sukses dan dapat menjadi penutup borok pemerintah, terutama empat tahun terakhir, tersita oleh munculnya defisit anggaran. 

Pemerintah saat ini sedang berupaya memotong anggaran sebesar Rp 24,6 triliun akibat defisit anggaran yang membesar hingga Rp 80 triliun. Sejumlah kementerian harus memangkas anggarannya lebih dari Rp 1 triliun. Meski pemotongan tidak diarahkan pada anggaran operasional, hal ini bukan jaminan bahwa pelayanan publik tidak akan terpengaruh.

Defisit sebesar itu muncul akibat turunnya penerimaan negara dan naiknya anggaran belanja. Berkurangnya penerimaan akibat target pajak diturunkan, dan anggaran belanja naik karena pemerintah harus menutup subsidi bahan bakar minyak berikut program kompensasinya serta meningkatan anggaran pendidikan.

Kemelut seperti ini, timbul akibat kelalaian pemerintah selama bertahun-tahun, karena terlena pada pencitraan terhadap rakyat yang ingin terus dipertahankan. Pemerintah telah secara sadar melakuka nkebohongan, seperti tetap melakukan subsidi BBM serta memberikan bantuan kepada rakyat miskin. Kebijakan yang tetap dipertahankan hingga kini meski tidak efektif dan tidak kena sasaran.

Penyebab lain jebolnya anggaran, tiga kali pemerintahan di era reformasi berpura-pura segalanya seolah dalam keadaan normal. Tidak ada keprihatinan yang diperlihatkan jajaran pejabat di pemerintahan, padahal Soeharto meninggalkan borok ekonomi yang akut. Pencitraan dilakukan secara menyeluruh dari tingkat pusat sampai daerah, seperti prioritas kepala daerah baru terpilih biasanya mencantumkan anggaran untuk membeli mobil dinas baru.

Mampukah pemotongan anggaran yang sedang dilakukan memperbaiki kondisi ekonomi, terutama yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan rakyat? Menurut beberapa pengamat, pemangkasan anggaran sebesar itu masih terlalu kecil. Andai ada empati dari pejabat dan wakil rakyat terhadap beban kehidupan rakyat, pemotongan anggaran bisa mencapai Rp 100 triliun bila beberapa tunjangan yang selama ini mereka nikmati dihapus.

Tidak banyak yang dapat dilakukan Presiden SBY untuk memperbaiki neraca pemerintahan dengan sisa waktu yang sedikit. Mungkin sesedikit harapan rakyat yang mendamba pemerintahan baru yang lebih peduli. Benarkah demikian?

Ilustrasi : www.republika.co.id

BACA JUGA :
E-KTP Boleh Difotokopi
Pelayan Publik, Menjadi Pekerjaan Menggiurkan
Kemana Perginya Agenda Reformasi?
Sepatu Antikekerasan Seksual
Bagaimana Model Edukasi 3.0 ?
Mengungkap Kejahatan Peretas Tanpa Batas
Perlu Dicari, Pendorong Timbulnya Aksi Terorisme
Kondusif Korupsi dalam Birokrasi Keistimewaan

Friday, May 17, 2013

E-KTP Boleh Difotokopi

Ada rencana untuk mengubah masa berlaku e-KTP dari lima tahun menjadi seumur hidup.



Masalah e-KTP mengemuka setelah Kemendagri mengeluarkan Surat Edaran Mendagri Nomor 471.13/1826/SJ tanggal 11 pril 2013 tentang pemanfaatan e-KTP dengan menggunakan card reader. Isi surat itu melarang e-KTP difotokopi. Surat edara itu membuat publik bingung, karena banyak e-KTP yang sudah difotokopi.

Larangan memfotokopi e-KTP dikeluarkan bukan lantaran kualitas cipnya rendah atau mudah rusak., karena sebenarnya e-KTP yang diterapkan di Indonesia sudah memenuhi standar internasional. Larangan dikeluarkan untuk menghindari atau mencegah rusaknya cip e-KTP dalam jangka waktu panjang. Soalnya ada rencana untuk mengubah masa berlaku e-KTP dari lima tahun menjadi seumur hidup lewat perubahan UU Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administari Kependudukan.

Cip e-KTP tidak bisa dilihat dari luar atau disebut cip nirsentuh. Beda dengan cip kartu kredit atau SIM card (subscriber identify module) yang bisa dilihat. Teknologi yang dipakai dalam e-KTP adalah contactless card. Teknologi ini memakai gelombang radio untuk berkomunikasi.

Teknologi contactless card pada e-KTP beroperasi pada frekuensi 13,56 MHz. Teknologi NFC juga beroperasi pada frekuensi yang hampir sama. Inilah yang memungkinkan perangkat dengan teknologi NFC bisa mengetahui keberadaan cip di e-KTP. Meski bisa mengetahui keberadaan cip, perangkat dengan teknologi NFC tidak akan dapat membaca data yang tersimpan dalam e-KTP.

E-KTP dirancang secara khusus dan dilengkapi dengan fitur keamanan sehingga hanya bisa dibaca oleh perangkat pembaca e-KTP. Saat ini, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi terus mengembangkan perangkat pembaca e-KTP yang dilengkapi dengan modul biometrik sidik jari.

Publik tidak usah bingung, karena pemerintah sudah memastikan tak masalah kalau e-KTP akan difotokopi. Hasil kesimpulan rapat Komisi II DPR dengan Kementerian Dalam Negeri di Jakarta (Kamis, 16 Mei 2013) Kartu Tanda Penduduk Elektronik atau e-KTP boleh difotokopi dan cip dalam e-KTP tidak akan rusak saat difotokopi. (PR, 17 Mei 2013).  

Ilustrasi : pontianak.tribunnews.com

Thursday, May 16, 2013

Pelayan Publik, Menjadi Pekerjaan Menggiurkan

Undang-Undang Dasar 1945 mengamanatkan bahwa negara wajib melayani setiap warga negara.



Gemuruh kontestasi politik menjelang perhelatan Pemilu 2014 ataupun pemilukada di tingkat lokal menyodorkan potret kehidupan yang menggelikan. Terlihat kontestan yang memaksakan diri, yang lain nampak kemaruk mencalonkan diri tidak hanya di kursi legislatif tapi juga eksekutif sekaligus. Ada yang sekeluarga mencalonkan diri, ada yang bertukar posisi pencalonan dan bentuk lain yang lebih mengesankan sikap pragmatisme dan asal berkuasa.

Andai semua pihak menyadari betapa berat tanggung jawab aparatur pemerintahan serta politisi yang duduk di parlemen, antusiasme yang meledak-ledak seperti itu tidak perlu terjadi. Karena tidak mudah dan bukan alakadarnya saja untuk menempati posisi kepala daerah atau legislator di semua tingkatan. Menjadi pemimpin pada hakikatnya adalah menjadi pelayan publik dalam arti sebenarnya.

Undang-Undang Dasar 1945 mengamanatkan bahwa negara wajib melayani setiap warga negara dan penduduk untuk memenuhi kebutuhan dasarnya dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Representasi negara dalam konteks ini adalah aparatur pemerintahan dalam semua tingkatan yang diawasi oleh parlemen. 

Kalau semua menyadari kewajiban hakiki serta pertanggungjawabannya dalam dimensi keilahian, mungkin perburuan kekuasaan akan sepi dari persaingan seperti sekarang ini. Banyak kalangan yang berbondong-bondong berburu kekuasaan hanya untuk kepentingan dirinya dan keluarga, atau paling jauh untuk kepentingan golongan. 

Lumpuhnya infrastruktur di berbagai pelosok, seperti jembatan ambruk dan jalan berubah menjadi kubangan di musim hujan adalah bukti bahwa publik selama ini belum mendapat layanan. Atau memang publik telah salah memilih pelayan? Lalu sampai kapan ratusan siswa madrasah sanawiyah di Kabupaten Cianjur harus bertaruh nyawa agar bisa sampai ke sekolah dan pulang ke rumah setelah menuntut ilmu karena jembatan gantung Cisokan lapuk dimakan usia? Atau sampai kapan anak-anak di Kabupaten Garut  tidak usah berbasah-basah menyusuri pinggiran sungai karena jembatan Ciogong yang ambruk tidak kunjung diperbaiki?


Wednesday, May 15, 2013

Kemana Perginya Agenda Reformasi?

Era reformasi lahir dari cucuran darah dan air mata oleh gerakan mahasiswa.



Meski era reformasi sudah berlangsung lima belas tahun di negara ini, ternyata agenda reformasi belum semua dapat dilaksanakan secara optimal. Upaya penegakan hukum sebagai salah satu tujuan reformasi masih berjalan tertatih-tatih. Banyaknya jumlah koruptor yang dipenjarakan tidak menambah wibawa hukum yang terlanjur dianggap sebagai pelengkap, tidak menakutkan dan dapat dibeli.

Siapa yang patut dipersalahkan ketika rakyat hanya memahami reformasi sebatas aksi bakar-bakar kota pada 14 Mei yang diikuti tumbangnya Soeharto dari kursi kepresidenan pada 21 Mei 1998? Reformasi kehilangan makna selain pemberitaan digelarnya upaya keluarga korban tragedi Mei 1998, Pengadilan Hak Azasi Manusia Ad Hoc untuk mengusut kematian keluarga mereka.

Secara substansi, era reformasi lahir dari cucuran darah dan air mata oleh gerakan mahasiswa Indonesia yang menjadi puncak perlawanan rezim Soeharto yang berkuasa 32 tahun. Gerakan rakyat prodemokrasi mengusung agenda reformasi yang terdiri atas : mengadili Soeharto dan kroni-kroninya; melaksanakan amandemen UUD 1945; menghapuskan Dwi Fungsi ABRI; melaksanakan otonomi daerah seluas-luasnya; menegaskan supremasi hukum; menciptakan pemerintahan yang bersih dari korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN).

Harus diakui bahwa saat ini era reformasi kurang memberi tekanan dan dorongan untuk kemajuan bangsa. Sejumlah indikator, selain persoalan hukum, terjadi juga di bidang ekonomi. Kesenjangan antara si kaya dan miskin semakin nyata, terlihat dari semakin tidak terjangkaunya biaya pendidikan bagi sebagian besar rakyat.

Harapan satu-satunya seluruh rakyat saat ini, agenda reformasi tetap terjaga. Masa lima belas tahun dengan empat presiden seharusnya mampu memberikan hasil optimal. Mungkin hal ini karena seluruh pemangku kepentingan belum terpanggil untuk memperjuangkannya.

Aksi korupsi dan manipulasi semakin merajalela baik di pusat maupun di daerah. Keinginan untuk menjadi bangsa yang maju dan bermartabat hanya sebatas wacana di ruang rapat dan mimbar publik. Kita sebenarnya mampu untuk itu, bila mampu menghentikan berbagai pelanggaran hukum dan menempatkan hukum sebagai panglima dalam berbagai aktivitas kehidupan seluruh rakyat baik di bidang politik, sosial dan budaya.

BACA JUGA :
Perlu Dicari, Pendorong Timbulnya Aksi Terorisme
Kodusif Korupsi dalam Birokrasi Keistimewaan
Antara Kaderisasi Parpol dan Jalan Pintas
Jurnalis Warga Tidak Berkompetensi?
Apa Dampak Politik Transaksional?

Tuesday, May 14, 2013

Sepatu Antikekerasan Seksual

Sepatu listrik ciptaan Hibar bisa membuat orang yang tersengatnya meringis kesakitan.



Tayangan televisi soal banyaknya kasus perundungan yang menimpa perempuan membuat Hibar Syahrul Gafur (siswa SMPN 1 Kota Bogor) berpikir tentang benda apa yang dapat digunakan perempuan namun sekaligus dapat menjadi alat bela diri saat terdesak. Akhirnya Hibar memutuskan untuk menggunakan media sepatu sebagai kreasinya, sepatu antikekerasan seksual.

Sepatu listrik ciptaan Hibar bisa membuat orang yang tersengatnya meringis kesakitan oleh kekuatan listrik sebesar 450 volt. Tak hanya itu, orang juga bisa lemas bila ujung sepatu yang dilapisi lempengan besi kecil ditempelkan ke tubuhnya selama semenit. 

Daya kekuatan listrik 450 volt dihasilkan dari baterai 9 volt yang dirangkai dengan sirkuit dan beberapa komponen. Semua rangkaian dipasang di bagian alas sepatu, dilengkapi tombol on/off dan indikator lampu untuk mengetahui kekuatan baterai. Bila baterainya habis, dapat di-charge seperti telefon genggam. Pada sepatu model dengan kekuatan 470 volt bahkan dapat menyimpan listrik 5 menit meskipun sudah dimatikan. 

Hibar Syahrul Gafur adalah finalis Young Investor Award (NYIA) pada September 2012 lewat inovasinya berupa sepatu antikekerasan seksual. Beberapa kalangan, termasuk sekolah dan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia mendukung Hibar sehingga bisa menyempurnakan karyanya untuk dipamerkan di Malaysia. Hasil kreasinya ini kemudian membuatnya berhasil meraih medali emas dalam International Invention, Innovation and Technology Exhibition ke-13di Malaysia, 9 - 11 Mei 2013, untuk kategori keamanan dan kesehatan.

Ilustrasi : www.metrotvnews.com

Monday, May 13, 2013

Bagaimana Model Edukasi 3.0 ?

Otak manusia dapat membangun realitas versi eletromagnetika dari dunia ini.



Pendidikan abad 21 dapat dibangun dengan era edukasi 3.0.  Di era Edukasi 3.0 kesempatan belajar menjadi milik mereka yang memiliki selera tinggi akan pengetahuan serta kapasitas metabolisme pengetahuan yang tinggi pula. 

Menurut Dr Armein ZR Langi, Ketua Kelompok Keahlian Teknologi Informasi Sekolah Teknik Elektro dan Informatika (STEI) ITB, Model edukasi di mana guru menjadi sumber ilmu dan murid menjadi penerima ilmu disebut Edukasi 1.0, sedangkan model edukasi dimana guru dan murid bermitra belajar disebut Edukasi 2.0. Sementara pada era Edukasi 3.0, murid secara kolektif menjadi sumber ilmu bagi individu, di mana guru menjadi fasilitator dan narasumber pendukung proses untuk membidani pengetahuan orisinal dan lingkungan menjadi stimulus yang beresonansi dengan pikirannya, sehingga pengetahuan orisinal tercipta.

Seorang profesor MIT, menurut Armein, menjelaskan mengenai mesin pengetahuan dalam mahluk berbasis elemen karbon. Pengetahuan merupakan buah pikiran manusia. Mesin pengetahuan tersebut berbentuk untaian ilmu. Pendidikan itu pemahaman untuk perubahan realitas kehidupan. Semakin tinggi versi edukasi, semakin efektif perubahan realitas.

Otak manusia dapat membangun realitas versi eletromagnetika dari dunia ini. Kapasitas manusia menciptakan realitas kehidupan diperbesar dengan teknologi digital. Selanjutnya berdasarkan gagasan mesin pengetahuan karbon, Armein membuat analogi adanya pengetahuan silikon dimana pengetahuan dipresentasikan dalam data numerik yang disimpan dalam memori chip. Kecerdasan manusia diperkuat oleh kecerdasan silikon.

Pembelajaran abad 21 adalah pencerdasan mesin pengetahuan karbon dan silikon secara simultan.  Ada pembagian tugas antara manusia mahluk karbon dengan silikon. Apa yang secara efektif disimpan silikon seperti website, internet tidak perlu disimpan karbon. Teknologi digital elektromagnetika membuat koneksi antara pikiran seseorang dengan orang lain menjadi lebih lancar. Mesin silikon membangun organisme silikon besar (cloud computing), individu karbon saat ini bisa membangun organisme yang besar yang disebut knowledge society.

"Masyarakat terdidiklah yang menyelenggarakan edukasi versi 3.0 sebagai pihak paling berkepentingan dengan pembangunan organisme bernama konwledge society," kata Armein.

Dr dr Taufiq Pasiak, Kepala Pusat Studi Otak, Pendidikan dan Perilaku, Universitas Sam Ratulangi Manado, menilai, pendidikan di Indonesia tidak berbasis pada kinerja otak. Guru tidak memahami bagaimana otak siswa bekerja sehingga tidak tahu bagaimana pembelajaran harus menjadi menyenangkan. Begitu juga dengan pada pengambil kebijakan, tidak paham mengenai otak. Pada akhirnya otak yang dibicarakan para dokter adalah otak sakit dengan berbagai gangguan.

Kurikulum 2013, menurut Taufiq Pasiak, dalam konsep maupun implementasinya tidak terlihat bagaimana memanfaatkan kinerja otak sehat dalam perkembangan pendidikan peserta didik. Pendidikan tidak hanya membuat orang menjadi cerdas tetapi juga membuat bahagia. 

Hal-hal yang terlupakan dalam Kurikulum 2013, pertama terkait kematangan cortex prefrontal yang hanya dimiliki manunsia dan berhubungan dengan kemampuan berpikir. Kedua modalitas sensorik meningkatkan keterampilan memperhatikan detail. Ketika mirror neuron yang terkait dengan empati sosial kognisi. Keempat imajinasi yang menumbuhkan kreatifitas dan inovasi. 

Selama bangsa Indonesia belum memaksimalkan potensi otak sehat yang terkait dengan kebahagiaan, personal integrity, spiritual dan kecakapan berpikir, maka pendidikan yang membahagiakan individu belum tercapai.

"Di Indonesia, para pengajar banyak menutup imajinasi anak. Pendidikan dasar  lembaga yang paling kuat mengajar imajinasi, kalau mereka mnutup imajinasi pada anak maka mereka menutup perkembangan imajinasi anak," kata Taufiq, (PR 11 Mei 2013).

Ilustrasi : julianaprastikapertiwi.wordpress.com

Sunday, May 12, 2013

Mengungkap Kejahatan Peretas Tanpa Batas

Bagaimana cyberattack tanpa batas itu dilakukan?




Kejahatan cyber merupakan salah satu agenda global dunia yang belum berhasil dituntaskan, sama halnya dengan isu dunia lainnya seperti perdagangan perempuan dan buruh anak. Belum lama ini, kajahatan cyber melibatkan geng peretas berbasis di Dominika. Kendati berada di Dominika, kegiatan peretasan mereka di lakukan di 27 negara di dunia.

Kejahatan pertama yang dilakukan peretas tersebut terjadi pada Desember 2012 dengan menjarah 5 juta dolar AS (Rp 48,5 miliar). Aksi kedua terjadi Februari 2013 dengan menguras dana sebesar 40 juta dolar AS (Rp 388 miliar). Total kerugian mencapai 45 juta dolar AS (Rp 436,5 miliar).

Dua bank yang dirampok adalah Bank Rakbank di Uni Emirat Arab dan Bank Muscat di Oman. Sedangkan ATM yang dirampok berlokasi di 27 negara, di antaranya Jepang, Amerika Serikat, Rusia, Rumania, Mesir, Kolombia, Inggris, Sri Lanka, dan Kanada. Kejahatan ini terungkap setelah tim AS dari Biro Penyelidik Federal (FBI) bekerja sama dengan polisi dari negara-negara korban peretas asal Dominika tersebut.

Bank-bank di Timur Tengah sering menjadi target peretas karena mayoritas masih menggunakan teknologi lama. Menurut Avivah Litan, analis keamanan bank, penggunaan kartu ATM magnetik menjadi sasaran empuk para peretas (Yahoo News). Oleh karena itu kartu ATM dan kartu debit harus menggunakan cip agar menyulitkan peretas menyalin data di dalamnya.

Penasaran bagaimana para peretas itu melakukan kejahatan? Berikut ilustrasi bagaimana cyberattack tanpa batas itu dilakukan :

1. Peretas (hacker) menyasar prosesor kartu kredit untuk Bank of Muscat di Oman, dan National Bank of Ras Al Khaimah di Uni Emirat Arab.



2. Mereka meretas ke akun kartu debit prabayar, kemudian meningkatkan saldo dan menghapus batas penarikan dana. 



3. Sel-sel penarik dana tunai disandikan ke dalam lajur kartu magnet, semacam gift cards dengan data kartu yang telah di atur.




4. Angka PIN dari akun yang diretas lalu dikirim ke penarik dana tunai yang dengan segera menarik dana tunai dari ATM di penjuru dunia.




Dalam insiden terpisah yang berlangsung kurang dari 24 jam, penarik dana tunai di 27 negara mengeksekusi sekitar 40.500 transaksi di seluruh dunia dalam menarik dana sekitar 45 juta dolar Amerika Serikat (Rp 436,4 miliar) dari anjungan tunai mandiri (ATM).

FBI mengumumkan, ketua geng peretas yang bertanggung jawab dalam aksi pembobolan ATM di AS, Alberto Yusi Lajud-Pena ditembak mati di Dominika pada April 2013. Dia terbunuh dalam baku tembak antara geng peretas dan polisi Dominika. Saat itu, Lajud-Pena membawa uang tunai 100 ribu dolar atau Rp 1 miliar.

Tujuh rekannya yang tergabung dalam geng peretas Dominika dan beroperasi di AS sedang diadili. Kalau terbukti bersdalah mereka akan dipenjara selama 10 tahun.

Saturday, May 11, 2013

Perlu Dicari, Pendorong Timbulnya Aksi Terorisme

Tim Densus 88 Polri berkali-kali melakukan penyergapan di Jawa Barat.



Akar jaringan terorisme biasanya lahir dari konflik yang berlarut-larut, terputusnya dialog serta rangkaian penindasan yang berlangsung dalam kurun waktu lama. Pendorong timbulnya jaringan terorisme semestinya dapat segera ditemukan sehingga kekerasan, dari berbagai pihak, dapat segera dihentikan.

Menumpas terorisme bukan pekerjaan mudah karena akarnya adalah fanatisme terhadap suatu keyakinan. Fenomena baru munculnya terorisme di tanah air, sebagaimana berbagai pernyataan pemerintah selalu dikaitkan dengan Islam. Bahkan, jaringannya dikaitkan dengan jaringan terorisme internasional.

Tim anti teror Polri telah berkali-kali melakukan penyergapan dan berhasil merampas senjata serta amunisinya dalam jumlah cukup banyak. Setelah sekian lama orang yang ditangkap juga cukup banyak, mengapa jaringan terorisme seperti tidak bisa ditumpas sampai ke akarnya? Masyarakat pernah menyangka penyebabnya karena tokoh utama jaringan terorisme, sekaliber Nurdin M Top, masih belum tertangkap. Namun, perkiraan ini terbantahkan, meskipun Nurdin telah mati, terbukti jaringan terorisme tidak ikut mati.

Tim Densus 88 Polri telah berkali-kali melakukan penyergapan di Jawa Barat, termasuk Bandung dan Cimahi. Terakhir penggerebegan rumah di Cigondewah (Rabu, 8 Mei 2013), seorang teroris berhasil ditangkap dan tiga lainnya tewas setelah baku tembak selama beberapa jam antara Tim Densus 88 dan teroris. Selain di Kabupaten Bandung, penyergapan juga dilakukan serentak di Jawa Tengah (Kebumen, Batang), Banten (Tangerang Selatan), dan Kota Bandung (Kiara Condong).

Di Jawa Barat, tidak ada konflik berkepanjangan meski selama belasan tahun keamanannya pernah terganggu karena munculnya DI/TII. Setelah melakukan pemberontakan, mereka menyatu dengan masyarakat Jawa Barat yang berfilosofi silih asah, silih asih, silih asuh. Fakta ini menunjukkan bahwa masyarakat Jawa Barat tidak memiliki tradisi memelihara konflik. Namun, mengapa jaringan terorisme justru kini dapat tumbuh dan hidup berkepanjangan di masyarakat Jawa Barat?

Ini pekerjaan rumah kita bersama, untuk menemukan apakah secara substansial sikap dan pandangan hidup masyarakat Jawa Barat telah berubah secara radikal?  Bagaimana menepis anggapan, bahwa Jawa Barat salah satu basis teroris di tanah air?


Ilustrasi : m.okezone.com

Friday, May 10, 2013

Kondusif Korupsi dalam Birokrasi Keistimewaan

Kata Mao, mereka mencari kesenangan pribadi dan tidak mau ada kesulitan.



Kelindan korupsi birokrasi - calo - hakim yang selama ini menjadi rahasia umum menjadi terang. Komisi Pemberantasan  Korupsi (KPK) telah melakukan operasi tangkap tangan terhadap hakim, birokrat, sekaligus penghubung atau calo yang bertujuan menjaga kelindan dan ruang korupsi di birokrasi. Hakim tertangkap basah dengan gepokan uang dari calo, menyusul kemudian pihak pemberi pun ditangkap.

Dalam kasus Bantuan Sosial di Kota Bandung misalnya, tersirat bahwa lubang besar dan gelap masing-masing pihak yang berkelindan dalam korupsi bansos, baik hakim, calo dan birokrasi. Terlebih dari sisi birokrasi, masih sulit diterima akal sehat, ada pejabat pelaksana yang mau mengeluarkan uang ratusan juta untuk sebuah kasus yang tidak jelas kaitannya secara langsung dan personal.

Perspektif ini semakin menegaskan adanya kebusukan yang dilindungi dengan tingkat yang sangat parah. Hukum dibeli dengan uang, entah dari uang saku pejabat atau dari uang rakyat. Memang hal ini masih perlu pembuktian. Namun pertanyaannya, mengapa ada upaya yang begitu masif untuk saling melindungi?

Manifesto Mao mengenai birokrasi puluhan tahun silam sudah menyebut gejala ini sebagai bentuk "birokrasi keistimewaan". Kata Mao, mereka mencari kesenangan pribadi dan tidak mau ada kesulitan. Mereka terlibat dalam ikatan-ikatan di pintu belakang. Ketika satu orang menjadi pejabat dan keluarganya naik ke nirwana, semua mitranya juga naik ke surga.

Dr Ichak Adizes, pakar manajemen, mengatakan bahwa dalam kemapanan birokrasi seperti ini, sedikit saja ada perubahan bisa mengacaukan. Apalagi perubahan yang kini dihadapi sangat mungkin membuat mereka turun dari surga yang telah tercipta dari tumpukan kemitraan yang saling tunjang seperti piramida.

Sangat miris sekali, kasus bansos, telah memperlihatkan struktur yang begitu kokoh. Ada upaya saling melindungi, bahkan yang tidak langsung melindungi pun menyimpan rasa malu jika piramida ini harus runtuh. Apatisme masyarakat karena melihat kelindan korupsi yang begitu masif akhirnya membentuk suasana kondusif korupsi. 

Thursday, May 9, 2013

Uji Kompetensi Guru 2013

Uji kompetensi guru berfungsi sebagai pemetaan kompetensi guru.



Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan melaksanakan Uji Kompetensi Guru (UKG) bagi guru yang belum disertifikasi mulai 27 Mei sampai dengan 8 Juni 2013. Sebanyak 623.489.000 guru TK-SMA/SMK akan mengikuti pendaftaran uji kompetensi. 

Pada Pedoman UKG tahun 2013 disebutkan bahwa UKG mengukur kompetensi dasar tentang pendidikan (subject matter) dan pedagogis dalam domain content. Kompetensi dasar bidang studi yang diujikan sesuai dengan bidang studi sertifikasi (bagi yang sudah bersertifikat pendidik) dan sesuai dengan kualifikasi akademik guru (bagi guru yang belum bersertifikat pendidik). Kompetensi pedagogis yang diujikan adalah integrasi konsep pedagogis ke dalam proses pembelajaran bidang studi tersebut dalam kelas.

Surat Badan Pengembangan Sumber Daya Pendidikan dan Kebudayaan Penjaminan Mutu Pendidikan (BPSDMPKPMP) No 05503/J2/LL/2013 menyatakan, sehubungan dengan tidak adanya mata pelajaran TIK pada struktur kurikulum SMP dan SMA tahun 2013, UKG tahun 2013 tidak ada mata uji TIK. Peserta UKG mata uji TIK dapat mengubah ke mata pelajaran lain sesuai dengan ketentuan dan persyaratan peserta sertifikasi guru.

Peserta sertifikasi guru sesuai dengan peraturan yang berlaku, yakni dengan melihat usia dan golongan masa kerja. Tidak semua guru yang lulus UKG akan otomatis menjadi peserta Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG). Selain peserta yang lulus UKG 2013, peserta sertifikasi diprioritaskan bagi guru yang gagal dalam UKA 2012, serta guru yang tidak lulus dalam PLPG tahun 2011.

Uji kompetensi guru berfungsi sebagai pemetaan kompetensi guru (kompetensi pedagogis dan kompetensi profesional). Selain itu, sebagai pelaksanaan program pembinaan dan pengembangan profesi guru dalam bentuk kegiatan pengembangan keprofesian berkelanjutan, sebagai entry point PLPG, dan sebagai alat kontrol kinerja guru. 

UKG dilaksanakan dengan menggunakan dua sistem, yaitu sistem online dan sistem manual. Sistem online dilaksanakan pada daerah yang terjangkau jaringan internet dan memiliki laboratorium komputer yang terhubung ke jaringan internet. Sistem manual dilaksanakan pada daerah yang tidak terjangkau internet dan tidak memiliki laboratorium komputer yang terhubung dengan internet.

Ilustrasi : nasional.news.viva.co.id
Sumber : Idris Apandi, Widyaiswara Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Jawa Barat, (PR, 4 Mei 2013)

Wednesday, May 8, 2013

Superwoman Hanya Mitos?

Semua manusia butuh waktu untuk berhenti sejenak.



Seorang ibu adalah pusat kehidupan sebuah keluarga. Baik buruknya sering ditentukan dari bagaimana ibu mengatur keluarganya. Tuntutan bagi seorang ibu semakin berat ketika ia memilih bekerja, dengan berbagai motivasi seperti membantu perekonomian keluarga atau mengembangkan kemampuan diri. 

Demi memenuhi harapan masyarakat akan hadirnya sebuah keluarga yang baik, sering ibu yang bekerja terpaksa menjadikan dirinya superwoman. Bisa melakukan apa saja dan bisa hadir di setiap waktu. Akibatnya banyak ibu karier yang merasa jenuh terhadap pekerjaan, merasa lelah secara psikis, dan tidak semangat bekerja. Sementara, tidak mungkin ia tidak bekerja karena keluarga butuh nafkah. Ia ingin istirahat, namun tidak bisa. Akhirnya ibu terpaksa mengalah dan sebagai pelampiasan ia marah-marah ke semua orang, menjadi rewel dan bahkan manja.

Pada pada hakikatnya, semua manusia butuh waktu untuk berhenti sejenak, merefleksi apa yang telah terjadi dan tidak terjadi selama selang waktu yang terlewat, untuk bersyukur dan mematangkan rencana jangka menengah dan panjang. Selain itu, waktu untuk berhenti sejenak bisa digunakan untuk menyenangkan diri sendiri tanpa takut mengganggu orang lain. Ini semua sebagai bentuk penghargaan terhadap diri sendiri.

Waktu yang digunakan untuk melakukan kegiatan yang tujuannya lebih pada rekreasional, faktor kesenangan, dinamakan me time. Setelah me time, diharapkan perempuan khususnya ibu bisa lebih segar dan kembali siap menghadapi hidup. 

Penyediaan waktu untuk diri sendiri sangat penting, karena setiap pribadi harus melakukan re-charge ulang tenaga yang hilang. Waktu ideal untuk me time sangat fleksibel, tergantung tingkat stress dan daya tahan seseorang. Adakalanya,bagi ibu super sibuk harus membuat jadwal tersendiri seperti memilih akhir pekan untuk ke salon, massage, atau karaoke bersama teman-teman. 

Sebelum memutuskan mengambil waktu untuk diri sendiri, pastikan permasalahan di rumah sudah beres. Buat skala prioritas, mana yang lebih penting untuk dikerjakan terlebih dahulu.

Tidak selamanya me time harus dilakukan dengan menghamburkan banyak uang. Jika hanya memiliki waktu sempit diantara kesibukan kantor, menikmati secangkir teh sambil memandang langit biru dari balik jendela kantor bisa jadi pilihan yang baik. Cara lain, membaca buku favorit, menelepon sahabat, atau mendengarkan lagu-lagu kesukaan.

Menjadi superwoman bisa sangat melelahkan dan hampir tidak mungkin terjadi, maka janganlah malu untuk meminta bantuan orang lain. Hampir 68 persen ibu mengatakan mereka melakukan semua pekerjaan rumah tanpa bantuan pasangan. enam dari 10 ribu bahkan mengeluh menjaga rumah selalu bersih dan rapi sekaligus menyelesaikan pekerjaan kantor adalah hal yang sangat sulit. 

Tren terkini, banyak ibu yang menghabiskan waktu luang bersama pasangan. Me time akhirnya berubah menjadi we time. We time, terbukti mampu merekatkan kembali hubungan suami istri seperti ketika masih berpacaran. 

Ilustrasi : bangka.tribunnews.com