ILMIAH - IPTEK



Khasiat Dibalik Asam Manis Sirsak

Khasiat Dibalik Asam Manis Sirsak


Sirsak ternyata bisa dimanfaatkan untuk berbagai keperluan pengobatan. Berbagai manfaat buah sirsak dipercaya bermanfaat untuk terapi. Sirsak bisa untuk pengobatan batu empedu, asam urat dan meningkatkan nafsu makan.

Dr. Rizali H. Nasution menjelaskan, sirsak memiliki kandungan vitamin yang lengkap, mineral, protein, juga karbohidrat (pati). Buah ini dipuji juga karena kandungan kalsium, zat besi, dan fosfor yang tinggi. Seratnya yang tinggi sangat baik untuk melancarkan buang air besar dan mencegah sembelit.

Kandungan nutrisi buah sirsak memang cukup banyak. Dalam setiap 100 gram buah, terdapat Energi 65,00 kal, zat besi 0,60 mg, protein 1,00 gr, vitamin A 1,00 RE, lemak 0,30 gr, vitamin B1 0,07 mg, karbohidrat 16,30 gr, vitamin B2 0,04 mg, kalsium 14,00 mg, vitamin C 20,00 mg, fosfor 27,00 mg dan nacin 0,70 mg, Serat 2,00 gr.


Minyak Goreng yang Menghitam Berpotensi Menjadi  Racun

Cara Anda memperlakukan minyak goreng untuk menggoreng makanan sangat menentukan kualitas makanan yang akan anda sajikan bagi seluruh anggota keluarga di meja makan. Karena alasan menghemat atau alasan ekonomi lain, mungkin anda terpaksa menggunakan minyak goreng berulang-ulang. Ahli kesehatan gizi dari Koalisi Fortifikasi Indonesia, Virginia Kadarsan, mengatakan menggoreng dengan minyak goreng yang dipakai berulang-ulang berbahaya bagi kesehatan. 

Bahayanya menggoreng dengan minyak yang sama berkali-kali, apalagi minyak  goreng yang telah berwarna hitam karena dipakai berulang-ulang justru dapat menimbulkan racun. 

Sekarang ini pemerintah juga tengah mengupayakan fortifikasi vitamin A dalam minyak goreng. Fortifikasi adalah penambahan satu atau lebih zat gizi mikro dalam bahan makanan, dan  sekarang ini fortifikasi hanya dilakukan secara sukarela dan belum menjadi kewajiban.

Sumber: Yahoo! News

Menjadikan Flashdisk menjadi RAM


Gunakan Flashdisk menjadi RAM - PC atau laptop anda agar kinerjanya lebih memuaskan. RAM (Random Access Memory ) yang terlalu kecil kapasitasnya biasa selalu menjeadikan PC atau Laptop terasa lelet kerjanya sementara untuk ingin membeli RAM (Random AccessMemory ) yang harganya relatif selangit tertunda terus karena berbagai alasan yang harus diprioritaskan. Berikut adalah solusi mengenai permasalahan anda tersebut.

  1. Sediakan Flash Disk USB dengan kecepatan tinggi, karena semakin tinggi kecepatan Flash Disk USB yang anda miliki maka semakin baik pula perfoma yang diberikan. 
  2. Masukan Flash Disk USB anda ke PC/Notebook. 
  3. Tunggu sampai Flash Disk anda terbaca oleh windows. 
  4. Masuk ke Program Windows Exsplorer. Dan lihat apakan Flash Disk anda terbaca atau tidak. Jika terbaca maka Klik pada tampilan Flash Disk anda, kemudian klik kanan > Pilih Properties > ReadyBoost >. 
  5. Aturlah kapasitas yang anda ngin gunakan sebagi ReadyBoost. 
  6. Lihat perbedaan sesudah dan sebelum menggunakan ReadyBoost lalu klik apply dan OKNah sekarang RAM anda bertambah kapasitasnya. 
  7. Jika anda ingi menghapus program ReadyBoost tersebut anda dapat masuk ke Program Proreties > ReadyBoost > Dont Use this Flash Disk.anda juga dapat menghapus Program ReadyBoost dengan langsung men Delete dari File Ready Boost Pada Flash Disk anda. 

Semoga Flashdisk menjadi RAM yang dapat membantu anda dan bermanfaat lebih baik.

sumber : cara-install.com

ditulis oleh Agung Susanto
editing: Heru Supanji




Kembali Ke "Sistem Among"

Ki Sugeng Subagya


Pendidikan nasional dikritik tidak mampu mendorong siswa mengembangkan inovasi dan kreatifitas sehingga sulit memunculkan wirausaha maju. Bagaimana mungkin pendidikan mampu memunculkan wirausahawan jika prosesnya menggunakan alat perintah dan paksaan ?

Esensi pendidikan adalah memerdekakan dan memandirikan. Penggunaan cara perintah dan paksaan bertentangan dengan falsafah pendidikan nasional Indonesia yang dasar-dasarnya diletakkan Ki Hadjar Dewantara. Atas jasa-jasanya meletakkan dasar-dasar sistem pendidikan nasional, Ki Hadjar Dewantara diangkat sebagai Bapak Pendidikan Nasional dan hari lahirnya, tanggal 2 Mei ditetapkan sebagai Hari Pendidikan Nasional.

Sistem among adalah
ruh pendidikan Tamansiswa sekaligus embrio sistem pendidikan nasional Indonesia. Dari sistem among inilah gagasan Ki Hadjar Dewantara tentang pendidikan nasional dikembangkan.

Mulanya, sistem among dimaksudkan sebagai perlawanan atas sistem pendidikan Barat yang dibawa oleh pemerintah kolonial yang tidak sesuai dengan kepribadian dan kebutuhan bangsa Indonesia. Pendidikan Barat didasari oleh regering, tucht and orde, atau perintah, hukuman dan ketertiban atau paksaan. Dalam praktinya, pendidikan yang demikian akan merusak kehidupan batin anak-anak. Budi pekertinya rusak karena hidup di bawah paksaan dan hukuman. Jika kelak dewasa, anak-anak yang telah rusak batinnya tidak dapat bekerja tanpa diperintah
.

Sistem among diimplementasi dengan orde and vrede, ialah tertib dan damai atau tata tentrem.

Pamong tidak boleh memaksa, meskipun sekadar memimpin. Ia juga tidak dalamrangka “nguja” atau membiar-liarkan. Mencampuri kehidupan anak diperbolehkan ketika anak ternyata sudah berada di jalan yang salah.


Pijakan sistem among ada pada dua dasar, ialah kemerdekaan dan kodrat alam. Kemerdekaan sebagai syarat untuk menghidupkan dan menggerakkan kekuatan lahir dan batin anak sehingga dapat hidup merdeka, mandiri dan makarya. Sedangkan kodrat alam sebagai syarat untuk mencapai kemajuan dengan secepat-cepatnya dan sebaik-baiknya menurut hukum evolusi.

Ketika kurikulum dikembangkan sendiri oleh satuan pendidikan, dan setiap guru harus mengembangkan sendiri silabus dan rencana pembelajarannya, maka sesungguhnya sudah terbuka lebar peluang mengimplementasi sistem among dalam pembelajaran.

Memberikan layanan pada kecenderungan anak agar tumbuh secara maksimal tanpa adanya perasaan takut dan tertekan adalah salah satu contohnya. Mengutamakan personal aproach atau pendekatan individual dalam pembelajaran dengan memperhatikan kodratnya anak, adalah contoh yang lainnya. Di lain pihak, pamong harus membuka peluang tumbuhnya inisiatif serta kemampuan anak untuk berbuat sesuatu. Dari sinilah akan muncul inovasi dan kreatifitas peserta didik.


Apabila hendak “menghukum anak”, hendaknya dipikir masak-masak. Apakah hal itu akan menguntungkan anak atau sebaliknya? Apakah dengan hukuman tidak berdampak menjauhkan hubungan antara guru dengan murid ? Apabila terpaksa harus menghukum, maka hendaknya tetap didasarkan pada rasa cinta dan dengan iktikad demi keselamatan anak itu sendiri. Hukuman bukan didasari oleh dendam atau untuk membuat jera (ngapokke), tetapi hukuman harus difahami untuk menunjukkan buahnya perbuatan. Hukuman adalah sebuah pembelajaran untuk konsekuen dan bertanggungjawab.


Tampaknya, kini perintah dan paksaan justeru tumbuh subur dalam sistem pembelajaran pendidikan nasional kita. Pada sisi yang lain sasaran pendidikan yang cenderung intelektualistis yang ditolak oleh sistem among, kini kokoh mencengkeram dengan angkuhnya. Kemandirian untuk berkarya bagi peserta didik telah terabaikan oleh selembar ijazah formal. Akibatnya, tamat sekolah, peserta didik tak mampu menciptakan pekerjaan bagi dirinya, apalagi orang lain, kecuali “klonthang-klanthung” menenteng map mencari pekerjaan untuk menjadi buruh pada orang lain.

Ki Sugeng Subagya, Pamong Tamansiswa di Yogyakarta.

No comments:

Post a Comment

Tinggalkan Pesan dan Kesan untuk penyempurnaan WINA PRIVATE COURSE. Terima kasih, Salam.